TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah didampingi Ketua Dekopinda Kabupaten Lebak Susi Amir Hamzah menghadiri Tasyakuran Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Tahun 2026 di Kantor Dinas Koperasi & Ukm Kabupaten Lebak, Selasa (14/7). Kegiatan itu mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya".
Dalam sambutannya, Amir mengatakan bahwa keberlangsungan koperasi sangat bergantung pada komitmen dan dukungan dari seluruh pihak, terutama pemerintah dan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program prioritas pemerintah pusat yang membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
"Program KDMP juga harus kita laksanakan. Ini adalah program Presiden dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mensukseskannya, namun KDMP jangan menjadi saingan masyarakat, jadi harus berinovasi," katanya.
Lebih lanjut, kata Amir, koperasi di Kabupaten Lebak harus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Untuk itu, saya minta agar pengembangan KDMP harus mendapatkan perhatian dan dukungan yang serius dari seluruh pihak terkait. Jika tidak, KDPM di Lebak akan mendapatkan rapor merah," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis koperasi mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
"Jika dikelola serius, jujur dengan administrasi yang rapih, maka koperasi akan maju dan berkembang," papar Amir.
Imam Suwangsa, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lebak mendorong agar koperasi konvensional maupun KDMP tumbuh berkembang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Dikatakan Imam, pemerintah menerbitkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 pendirian KDKMP dan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP bertujuan membangkitkan kekuatan utama perekonomian nasional melalui ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa.
"Saat ini, potensi sumber daya alam di Lebak dapat dikelola usaha koperasi di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, kuliner dan lainnya," tutur Imam.
Selain itu, kata Imam, koperasi dapat mengelola pengadaan barang di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah daerah, seperti pengadaan alat kantor, makanan dan minuman serta lainnya.
"Kita meyakini koperasi konvensional maupun KDMP dapat menggulirkan perputaran ekonomi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ucapnya.(fad)