KDMP Jangan Jadi Saingan Usaha Masyarakat Kecil

Selasa 14-07-2026,21:04 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di­dampingi Ketua Dekopinda Kabupaten Lebak Susi Amir Hamzah menghadiri Ta­syakuran Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ta­hun 2026 di Kantor Dinas Koperasi & Ukm Kabupaten Lebak, Selasa (14/7). Ke­giatan itu mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indone­sia Berjaya".

Dalam sambutannya, Amir mengatakan bahwa keberlangsungan koperasi sangat bergantung pada komitmen dan dukungan dari seluruh pihak, terutama peme­rintah dan masyarakat. 

Ia juga menekankan penting­nya pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program prioritas pemerintah pusat yang membutuhkan dukungan bersama dari se­luruh elemen pemerintah dan masyarakat. 

"Program KDMP juga harus kita laksanakan. Ini adalah program Presiden dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mensukseskannya, namun KDMP jangan menjadi saingan masyarakat, jadi harus berinovasi," katanya.

Lebih lanjut, kata Amir, ko­perasi di Kabupaten Lebak harus berkembang dan mem­berikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Untuk itu, saya minta agar pengembangan KDMP harus mendapatkan perhatian dan dukungan yang serius dari seluruh pihak terkait. Jika tidak, KDPM di Lebak akan mendapatkan rapor merah," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Le­bak optimistis koperasi mam­pu membangkitkan pertum­buhan ekonomi, sehingga dapat mewujudkan kesejah­teraan masyarakat di daerah itu.

"Jika dikelola serius, jujur dengan administrasi yang rapih, maka koperasi akan maju dan berkembang," papar Amir.

Imam Suwangsa, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lebak mendorong agar kope­rasi konvensional maupun KDMP tumbuh berkembang untuk meningkatkan per­tumbuhan ekonomi.

Dikatakan Imam, pemerintah menerbitkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 pendirian KD­KMP dan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepat­an Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Keleng­kapan KDKMP bertujuan membangkitkan kekuatan utama perekonomian nasional melalui ekonomi kerakyatan yang dimulai dari desa.

"Saat ini, potensi sumber daya alam di Lebak dapat dikelola usaha koperasi di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, ku­liner dan lainnya," tutur Imam.

Selain itu, kata Imam, kope­rasi dapat mengelola pe­ngadaan barang di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah daerah, seperti pengadaan alat kantor, makanan dan minuman serta lainnya.

"Kita meyakini koperasi kon­ven­sional maupun KDMP dapat menggulirkan per­putar­an eko­nomi dan memberikan manfaat lang­sung kepada masyarakat," ucapnya.(fad)

Kategori :