Kasemen Benahi Persoalan Sampah

Rabu 01-07-2026,22:23 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Ke­camatan Kasemen, Kota Serang mulai membenahi sistem penanganan sampah. Hal terse­but menyusul masih ditemu­kannya tumpukan limbah rumah tangga di sejumlah titik, baik di ruas jalan maupun bantaran Sungai Cibanten. 

Pembenahan dilakukan de­ngan melibatkan pemerintah kelurahan, pengurus lingku­ngan, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) seba­gai bagian dari upaya mem­bangun kesadaran masyarakat.

Camat Kasemen Sugiri me­ngatakan, persoalan sampah di wilayahnya tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengangkutan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, pena­nganan harus dimulai dari lingkungan masyarakat agar kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat di­hentikan.

”Kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh lurah agar penanganan sampah dilakukan secara komprehensif. Harapannya tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sem­barangan,” ujar Sugiri saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/7).

Ia mengakui hingga kini masih terdapat sejumlah lokasi yang menjadi titik pem­buangan sampah liar. Kondisi tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah tumpukan sampah di bantaran Sungai Cibanten dan beberapa ruas jalan di Kasemen ramai diper­bincangkan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak kecamatan meminta seluruh lurah segera berkoordinasi dengan ketua RT dan RW guna menetapkan sedikitnya tiga titik tempat pembuangan sampah se­mentara (TPS) di setiap kam­pung. Langkah itu diharapkan dapat memper­mudah proses pengangkutan sampah oleh DLH sekaligus mencegah munculnya lokasi pem­buangan liar.

Sugiri juga mendorong ka­wasan perumahan yang telah memiliki sistem pengelolaan sampah agar tetap mem­pertahankannya. Sementara di lingkungan perkampungan, masyarakat didorong mem­bangun pengelolaan sampah secara swadaya, termasuk men­dukung pembiayaan pengang­kutan dari TPS me­nuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Selain memperkuat sistem pengelolaan sampah, Keca­matan Kasemen meman­faatkan kehadiran mahasiswa yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.

”Saya berharap kegiatan KKM tidak hanya menjadi praktik lapangan, tetapi mam­pu meninggalkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Menurut Sugiri, mahasiswa dapat berkontribusi melalui berbagai program, seperti edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik, penguatan bank sampah, penyediaan tempat sampah, hingga menghadirkan inovasi sederhana dalam pengolahan sampah yang aman bagi lingkungan.

Ia menegaskan, penanganan sampah membutuhkan ke­terlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pe­merintah kecamatan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kelurahan, RT/RW, DLH, perguruan tinggi, dan masyarakat agar persoalan sampah di Kasemen dapat ditangani secara berkelanjutan.

Sementara itu, warga Kase­men, Mahyadi, berharap langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah segera dirasakan masyarakat. Menurutnya, penanganan sampah harus dibarengi de­ngan penyediaan fasilitas yang memadai serta penegakan aturan terhadap pelaku pem­buangan sampah sem­barangan.

”Yang kami harapkan bukan hanya imbauan, tetapi tindakan nyata. Tempat pembuangan harus tersedia, pengangkutan rutin dilakukan, dan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan juga harus ditindak,” ujarnya. (ald)

Kategori :

Terkait

Kamis 02-07-2026,20:24 WIB

Orang Tua Siswa Serbu Posko SPMB

Kamis 02-07-2026,20:14 WIB

Harga Pangan di Kota Serang Turun

Rabu 01-07-2026,22:30 WIB

Ulama Dukung Penutupan THM

Rabu 01-07-2026,22:23 WIB

Kasemen Benahi Persoalan Sampah