TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai mempersiapkan pembangunan Serang Convention Center (SCC) di kawasan depan Banten International Stadium (BIS). Kehadiran gedung tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan berskala besar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Wali Kota Serang Budi Rustandi, mengatakan pembangunan SCC merupakan salah satu program prioritas yang akan direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten membutuhkan fasilitas representatif untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintahan, ekonomi, sosial, maupun hiburan yang selama ini masih terbatas.
"Ini bagian dari program yang kami siapkan untuk Kota Serang. Pembangunannya dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan APBD," ujarnya usai rapat pematangan lahan dan landscape SCC di Puspemkot Serang, Rabu (10/6).
Budi menjelaskan, pada tahun ini pemerintah mulai melakukan pekerjaan awal berupa pemagaran dan pematangan lahan. Selanjutnya pada 2027, pembangunan akan difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan kawasan, saluran drainase, plaza, dan area kegiatan luar ruangan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas outdoor tersebut penting karena dapat digunakan sebagai lokasi berbagai kegiatan masyarakat maupun agenda pemerintah. Bahkan, saat revitalisasi Alun-Alun Kota Serang berlangsung, sejumlah kegiatan dapat dialihkan ke kawasan SCC.
Selain menjadi pusat kegiatan, SCC juga diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, usaha mikro kecil menengah (UMKM), jasa, dan pariwisata.
"Sebagai ibu kota provinsi, Kota Serang harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung berbagai kegiatan berskala besar," katanya.
SCC akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 4,3 hektare di kawasan depan BIS. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan berada di kawasan pengembangan baru yang akan mendapat dukungan pembangunan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan menuju kawasan stadion.
Untuk tahap awal, Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar yang digunakan untuk pemagaran dan pematangan lahan. Sementara pada tahun depan direncanakan tambahan anggaran sekitar Rp35 miliar guna melanjutkan pembangunan kawasan pendukung.
Budi menegaskan pembangunan SCC dilakukan tanpa skema pinjaman daerah. Pemerintah memilih menyesuaikan pelaksanaan proyek dengan kemampuan fiskal agar tidak mengganggu program pembangunan lainnya.
"Kami tidak ingin membebani keuangan daerah dengan utang. Pembangunan dilakukan bertahap sesuai kemampuan daerah," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan saat ini pemerintah masih melakukan finalisasi konsep pembangunan SCC, termasuk kebutuhan fasilitas dan anggaran yang diperlukan.
Menurutnya, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan prioritas. Pada tahap awal, pemerintah berfokus menyiapkan plaza dan ruang terbuka yang dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan publik.
"Kami masih menghimpun berbagai masukan untuk penyempurnaan desain dan kebutuhan pembangunan. Setelah itu baru ditetapkan tahapan pelaksanaannya," kata Iwan. (ald)