Disnakeswan Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Kamis 21-05-2026,21:23 WIB
Reporter : Ahmad Fadilah
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dis­nakeswan) Kabupaten Lebak melaksanakan kegiatan pe­ngawasan hewan kurban di Kecamatan Rangkasbitung, Leuwidamar, dan Cikulur.

Hal itu dilakukan guna me­mastikan hewan kurban yang diper­jualbelikan dalam kondisi sehat, layak, dan memenuhi per­sya­ratan kesehatan hewan sesuai syariat.

"Menjaga kesehatan hewan kurban bukan hanya tentang pemeriksaan, tetapi juga bentuk ikhtiar bersama untuk mem­berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, untuk itu kita lakukan pemeriksaan intensif," kata Kepala Disnakes­wan Lebak, Feby Hardian kepada wartawan di Rangkas­bitung, Kamis (21/5).

Feby mengatakan, dalam pengawasan ini petugas melakukan pemeriksaan fisik hewan, pemantauan kondisi kesehatan, serta edukasi kepada pedagang dan masyarakat agar pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan aman, sehat, dan sesuai ketentuan. 

"Berdasarkan hasil peme­riksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya penyakit hewan yang bersifat zoonosis, sehingga hewan kurban di­nyatakan aman dan sehat untuk diperjualbelikan maupun di­kurbankan," ujarnya.

Lanjut dia, sebagai tanda bah­wa lapak dan hewan ternak telah melalui proses peme­riksaan kesehatan, pe­tugas juga memasang sticker “TAN­DA HEWAN TELAH DIPERIKSA / STIKER SEHAT" pada lapak yang telah me­menuhi standar pemeriksaan kesehatan hewan. 

"Melalui pengawasan yang rutin dan menyeluruh ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dalam memilih hewan kurban yang sehat, berkualitas, dan bebas dari penyakit. 

Mari kita wujudkan pelayanan terbaik demi kese­hatan ma­syarakat dan kesejah­teraan peternakan di Kabupaten Le­bak," tuturnya.

Jajang, penjual hewan kurban di Rangkasbitung mendukung pemeriksaan hewan kurban oleh pemerintah ini.

"justru dengan adanya pe­meriksaan ini kami terbantu, memastikan hewan kurban yang kami jual sehat dan layak," ucapnya. (fad)

Kategori :