TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Menjelang idul adha 2026, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar rapat koordinasi. Hal pokok yang dibahas yakni pengendalian inflasi, ketersediaan bahan pokok hingga hewan kurban.
Turut hadir Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud, Kajari Kabupaten Tangerang Eko Wahyudi, Kapolresta Tangerang Kombespol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dan Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf Windra Sanur. Rapat digelar di Ruang Rapat Wareng Kantor Bupati Tangerang, Senin 18 Mei 2026.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, ada dua hal pokok yang dibahas dalam rapat koordinasi Forkopimda. Mulai dari pengendalian inflasi hingga kesehatan dan kehalalan hewan kurban. Ia juga menyampaikan pengumuman bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026.
”Yang dibahasnya antara lain adalah kesiapan komoditi bahan sembako, tadi sudah dibahas juga relatif masih dalam kondisi aman, begitu kan. Terus juga tim dari cek kesehatan hewan yang akan disembelih dalam kaitan kurban ini, sapi maupun kambing, itu harus benar-benar mengacu kepada istilah ASUH,” katanya kepada wartawan.
Kaitan ASUH, kata Maesyal, hewan kurban mesti aman, sehat, utuh dan halal. Untuk memastikan itu, pemerintah akan melakukan pembinaan kepada petugas pemotongan hewan kurban tentang tata cara penyembelihan.
”Itu sudah disampaikan dan ini akan didistribusikan program ini kepada tempat-tempat di lapak-lapak maupun di tempat-tempat penyembelihan. Berikutnya nanti tata cara penyembelihan juga akan kita videokan, akan kita kirimkan kepada kecamatan-kecamatan atau di tempat-tempat penyembelihan,” katanya.
Maesyal menyampaikan, pemerintah daerah akan dibagi tugas monitoring ke lapangan memastikan untuk kesehatan hewan kurban. Monitoring ini menjelang perayaan idul adha yang jatuh pada 27 Mei 2026.
”Lapaknya juga nanti sebagai objek pemeriksaan kami juga. Nanti saya, Bu Wakil, Pak Sekda, Forkopimda, Dewan juga akan dibagi tugas untuk mengecek ke lapak-lapak, begitu kan, tempat-tempat hewan yang akan dijadikan sebagai program dari penyembelihan,” katanya.(sep)