Pemdes Ciakar Imbau Warga Tidak Membakar Sampah

Selasa 12-05-2026,19:24 WIB
Reporter : Randy Yasetiawan
Editor : Aries Maulansyah

TANGERANGEKSPRES.ID, PANONGAN — Peme­rintah Desa Ciakar meng­ingatkan ma­syarakat agar tidak membakar sampah sem­barangan karena da­pat menimbulkan asap yang berdampak buruk bagi kesehatan, terutama me­micu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Desa Ciakar, Mu­hammad Nur Jayludin, mengatakan saat ini kasus gangguan pernapasan akibat asap pembakaran sampah masih sering terjadi di lingkungan masyarakat. Menurutnya, kebiasaan membakar sampah harus mulai di­hentikan karena dapat merugikan kesehatan warga, khususnya anak-anak dan lanjut usia.

“Pembakaran sampah menghasilkan asap yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya risiko ISPA. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membakar sampah sembarangan,” kata Muhammad Nur Jayludin, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menjelaskan, selain menyebabkan polusi udara, pembakaran sampah juga dapat mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Asap yang ditim­bulkan sering kali masuk ke rumah warga dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Muhammad Nur Jayludin menambahkan, pe­merintah desa terus mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Menurutnya, sampah sebaiknya dipilah dan dikelola dengan baik agar tidak menumpuk dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Kami berharap masyarakat mulai membiasakan mengelola sampah dengan benar, jangan dibakar. Bisa dipisahkan antara sampah organik dan non­organik agar lebih mudah dikelola dan lingkungan tetap bersih,” ujarnya.

Selain mengingatkan soal larangan membakar sampah, Pemdes Ciakar juga meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Lingkungan yang bersih dan sehat dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah munculnya berbagai penyakit.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jangan biarkan ada tumpukan sampah, saluran air kotor, ataupun lingkungan yang kumuh karena itu bisa menjadi sumber penyakit,” tambahnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat sehingga Desa Ciakar dapat menjadi lingkungan yang se­hat, nyaman, dan bebas dari pencemaran asap pembakaran sampah.

”Mari bersama menjaga lingkungan, karena demi kepentingan bersama dan bukan perorangan. Dengan menjaga lingkungan, pastinya akan terus membuat warga sehat,” tutupnya.(ran)

Kategori :