TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Perum Bulog Cabang Lebak - Pandeglang mengaku sudah menyalurkan bantuan pangan sebanyak 8.000 ton beras serta minyak goreng sekitar 1,7 juta liter kepada masyarakat tidak mampu di Lebak dan Pandeglang.
”Penyaluran ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga ketersediaan bahan pokok di tingkat keluarga,” kata Kepala Perum Bulog Cabang Lebak, M Syaukani saat dihubungi, Selasa (31/3).
Menurut dia, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum Bulog untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, khususnya bagi kelompok penerima manfaat.
”Kami berharap bantuan pangan itu dapat memenuhi ketersediaan pangan keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pendistribusian dilakukan melalui titik pembagian di tingkat desa dan kelurahan dengan monitoring atau pengawasan yang ketat dari pemerintah kabupaten.
”Alhamdulillah, penyaluran bantuan berjalan lancar dan menjangkau masyarakat yang telah terdata sebagai penerima,” paparnya.
Sementara itu, Amin, Kepala Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung mengaku jumlah penerima manfaat di wilayahnya cukup banyak. Dari total 1.673 keluarga, sebanyak 884 keluarga tercatat sebagai penerima bantuan.
”Bantuan program pangan itu dapat membantu memenuhi ketersediaan pangan keluarga,” jelasnya.
Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Benu Dwiyana, memastikan proses distribusi berjalan sesuai rencana dan dilakukan melalui kantor desa di masing-masing wilayah.
”Program bantuan pangan itu untuk masyarakat miskin yang masuk desil 1 dan 2,” ucapnya. (fad)