50 Jabatan Masih Diisi Plt

Selasa 31-03-2026,21:37 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi menyebut masih ada sekitar 50 jabatan eselon III dan IV yang diisi pelaksana tugas (Plt). Puluhan jabatan tersebut akan diisi dalam waktu dekat.

Hal itu diungkapkan usai pe­lantikan 132 pejabat Admi­nistrator dan Pengawas atau Eselon III dan IV di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (31/3).

"Masih ada sekitar 50 yang diisi Plt, tapi ini masih kita inventarisir," katanya.

Ia mengatakan, puluhan jabatan yang kosong tersebut akan segera dikukuhkan dalam waktu dekat. Namun ia tidak menyebutkan kapan pengisian jabatan yang kosong tersebut. 

Namun yang pasti, kata Deden, langkah ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pe­layanan kepada masyarakat yang selama ini terhambat.

Apalagi selama bertahun-tahun banyak jabatan baik eselon II, III, dan IV yang diisi oleh Plt di lingkungan Pemprov Banten. 

"Ini upaya kami agar pelayanan Pemprov ke masyarakat optimal, karena selama ini kan bertahun tahun banyak dinas dan pejabat yang diisi Plt. Ya mungkin jadi punya keraguan untuk me­mu­tuskan atau mengambil kebijakan (karena masih Plt)," ujarnya.

Deden mengatakan, pengukuhan ini dilakukan melalui proses ma­najemen talenta yang dianggap sederhana, namun memerlukan waktu yang lebih lama, karena melibatkan penilaian kinerja pegawai yang harus memberikan bukti atas pekerjaan mereka.

"Dari 132 yang dilantik ini, 68 diantaranya itu promosi, sisanya turn of duty ya (rotasi)," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik setelah ratusan jabatan kosong dan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Ia berharap setiap ASN yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan jabatan yang diemban.

"Harapannya se­mo­ga dapat men­jalankan tugas dengan baik-baiknya sesuai de­ngan harapan yang kami berikan. Jabatan meru­pakan amanah bukan pilihan, ASN harus siap ditem­patkan dimana pun ditugaskan," katanya usai pelantikan.

Andra mengaku, rotasi dan mu­tasi pengisian jabatan yang dilaku­kan oleh Pemprov Banten telah menggunakan sistem manajemen talenta, yakni sesuai dengan po­tensi masing-masing ASN.

Tak hanya itu, pengukuhan ini juga memperhatikan daftar urutan kepangkatan yang telah bekerja cukup lama di Pemprov Banten.

"Banyak yang sudah berkarya di Pemprov tapi tidak mendapatkan kesempatan yang sama bahkan golongannya mentok tapi tidak mendapatkan kesempatan, melalui manajemen talenta ini diminta aktifnya pada pegawai untuk memberikan eviden memasukkan data sehingga BKD dapat memo­nitor perkembangan daripada ASN," ungkapnya.

Kategori :