TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang meminta seluruh kepala sekolah, baik jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk meningkatkan pengawasan dan penjagaan lingkungan sekolah selama masa libur Idul Fitri. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan seperti pencurian, kebakaran hingga banjir yang dapat merugikan pihak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, menegaskan, meskipun kegiatan belajar mengajar diliburkan, tanggung jawab terhadap keamanan fasilitas pendidikan tetap harus berjalan secara maksimal.
“Kami mengimbau seluruh kepala sekolah agar tetap melakukan pengawasan secara berkala selama libur Idul Fitri. Sekolah tidak boleh dibiarkan tanpa penjagaan. Ini karena berbagai risiko seperti kemalingan, kebakaran, maupun bencana banjir bisa terjadi kapan saja,” ujar Dadan Gandana kepada Tangerang Ekspres, Selasa (10/3).
Ia menjelaskan, aset sekolah merupakan fasilitas negara yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, pihak sekolah diminta memastikan sistem keamanan berjalan dengan baik, termasuk pengecekan instalasi listrik, ruang kelas, ruang laboratorium, serta penyimpanan dokumen penting, sebelum memasuki masa libur panjang. Pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan, sekolah yang kosong dalam waktu lama berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal maupun mengalami kerusakan akibat faktor alam.
“Kepala sekolah harus memastikan kondisi lingkungan sekolah aman sebelum ditinggalkan. Pastikan aliran listrik yang tidak diperlukan dimatikan, saluran air diperiksa, dan area sekolah dalam kondisi terkunci dengan baik,” katanya.
Selain pengawasan internal, Dinas Pendidikan juga meminta kepala sekolah untuk memperkuat koordinasi dengan petugas keamanan sekolah maupun masyarakat sekitar. Ini agar pengawasan tetap berjalan, khususnya pada malam hari.
“Kami juga meminta kepala sekolah berkoordinasi dengan petugas keamanan sekolah agar tetap melakukan penjagaan rutin, terutama pada malam hari. Bila diperlukan, sekolah dapat bekerja sama dengan lingkungan sekitar atau aparat setempat untuk membantu pengawasan,” paparnya.
Dadan menegaskan, pengamanan selama libur Idul Fitri menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pendidikan setelah masa libur berakhir. Dengan kondisi sekolah yang tetap aman, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan.
“Tujuan utama kami adalah memastikan setelah libur Idul Fitri selesai, sekolah dapat langsung digunakan kembali tanpa adanya kerusakan ataupun kehilangan fasilitas. Keamanan sekolah adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berharap seluruh satuan pendidikan dapat menjalankan imbauan tersebut secara serius sehingga lingkungan sekolah tetap aman, nyaman, dan siap digunakan kembali saat siswa dan guru kembali beraktivitas pascalibur Idul Fitri.
”Semoga, selama libur sekolah Idul Fitri sekolah yang ada di wilayah kabupaten Tangerang bisa terjaga dengan aman. Sehingga, saat masuk tidak ada kendala dan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik,” tutupnya.(ran)