TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Masriya (40), seorang nelayan warga Kampung Karang Anyar, Desa Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak dilaporkan hilang. Korban diduga tenggelam di perairan Wanasalam saat melaut mencari udang dengan menggunakan alat bantu ban.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat korban melaut sekitar pukul 06.00 WIB bersama seorang rekannya untuk menjaring udang dengan menggunakan alat bantu ban. Namun, sekitar pukul 10.30 WIB, rekan korban bernama Asbo menyadari bahwa korban sudah tidak terlihat di sekitar lokasi.
Saat melakukan pencarian, ia hanya menemukan ban dan jaring milik korban yang mengapung di perairan. Mengetahui kejadian tersebut, Asbo kemudian melaporkan peristiwa itu kepada keluarga korban serta pihak terkait.
Kepala Kantor Basarnas Banten, Al Amrad membenarkan jika telah terjadi kecelakaan laut di perairan Wanaslam dengan korban seorang nelayan.
"Kita masih melakukan upaya pencarian korban oleh tim SAR gabungan di sekitar lokasi kejadian," kata Al Amrad kepada wartawan, Selasa (10/3).
Menurutnya, tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Basarnas Banten, Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak, Polairud Binuangeun, Pos TNI AL Binuangeun, serta dibantu masyarakat setempat. “Kami sampai sore kemarin bersama tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban, dan hari ini kita juga melakukan penyisiran pantai," ujarnya.
Kata dia, kondisi cuaca di perairan Wanasalam saat ini berawan dengan gelombang relatif normal, sehingga tim SAR dapat terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
"Kami berharap korban dapat segera ditemukan secepatnya," ucapnya. (fad)