TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak akan bergerak aktif dalam pengawasan dan pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah.
“Dishub akan bergabung dengan Polres Lebak dalam pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat Maung 2026,” kata Abdul Rojak, Plt Kepala Dishub Lebak kepada wartawan, Rabu (4/3).
Operasi tersebut, kata Rojak, akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode itu, petugas gabungan akan disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik.
"Kami juga menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, salah satunya adalah pelaksanaan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan," ujarnya.
Ramp check ini, kata Dia, lakukan di beberapa terminal, seperti Terminal Mandala, Terminal Kalijaga, dan Terminal Aweh. Hal ini untuk memastikan angkutan umum laik jalan dan aman digunakan pemudik.
"Terkait ramp check ini, kami tidak main-main, karena menyangkut keselamatan para pemudik," tuturnya.
Kata dia, Pemkab Lebak di momen Idul Fitri tahun ini, tidak menyediakan layanan mudik gratis, program tersebut sudah terintegrasi di Pemprov Banten.
"Iya kami pastikan tidak ada program mudik gratis, karena mayoritas warga yang mudik ke Lebak bukan ke luar," tuturnya.
Anhar Solehudin, pengemudi bus Primajasa mengatakan, dirinya mendukung langkah dishub yang akan melakukan ramp check terhadap bus antar provinsi .
"Kalau bus Primajasa dari pulnya sudah ketat terkait kondisi kendaraan, tapi kami akan mengikuti ramp check ini jika ada," ucapnya. (fad)