TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Jambe I menjadikan momentum bulan Ramadan sebagai sarana membangun karakter religius siswa. nantinya, kebiasaan yang dilakukan pada bulan Ramadan ini akan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui berbagai kegiatan keagamaan, pihak sekolah mengajak seluruh siswa untuk membiasakan diri menjalankan amalan, baik seperti membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat wajib dan salat sunah, serta menanamkan sikap disiplin dan keikhlasan dalam beribadah.
Kepala SDN Jambe I Yuhnadi mengatakan, program pembiasaan Ramadan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan kepada siswa sejak dini.
“Ramadan menjadi momen yang sangat tepat untuk membentuk kebiasaan baik pada siswa. Namun yang paling penting bukan hanya semangat saat Ramadan saja, melainkan bagaimana kebiasaan tersebut bisa terus dilakukan setelah Ramadan selesai,” ujar Yuhnadi kepada Tangerang Ekspres, Minggu (1/3).
Menurutnya, sekolah ingin menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap ibadah yang dilakukan siswa, sehingga kegiatan keagamaan tidak sekadar menjadi rutinitas musiman.
“Kami selalu mengingatkan kepada siswa bahwa membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat wajib maupun sunah, serta berbuat kebaikan harus dilakukan dengan hati yang ikhlas. Harapannya, setelah Ramadan mereka tetap menjalankan kebiasaan tersebut tanpa harus diingatkan,” katanya.
Selama Ramadan, lanjut Yuhnadi, pihak sekolah menyusun kegiatan keagamaan secara terarah agar siswa terbiasa menjalankan ibadah secara konsisten.
“Setiap hari siswa diajak membaca Al-Qur’an bersama, melaksanakan salat berjamaah, serta mengikuti kegiatan keagamaan lainnya. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi proses pembiasaan agar nilai-nilai Ramadan melekat dalam kehidupan mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendidikan karakter religius memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Yuhnadi juga berharap peran orang tua dapat terus mendukung pembiasaan tersebut setelah Ramadan usai. Dengan program pembiasaan ini, SDN Jambe I berharap siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan secara teori, tetapi mampu mengamalkannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga semangat Ramadan dapat terus hidup sepanjang tahun.
“Sekolah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan orang tua sangat penting agar kebiasaan baik yang sudah dibangun selama Ramadan tetap terjaga di rumah,” tutupnya.(ran)