Wabup Intan Sidak Pasar Kelapa Dua, Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan

Selasa 03-03-2026,22:34 WIB
Reporter : Dani Mukarom
Editor : Andi Suhandi

TANGERANGEKSPRES.ID, KELAPADUA — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah turun langsung memantau ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di Pasar Kelapa Dua, Selasa (3/3).

Didampingi Asisten Daerah II dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Intan menyusuri lapak pedagang untuk memastikan stok bahan pangan aman serta memantau potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Lebaran.

“Saya didampingi bapak Asisten 2 dan Ibu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau langsung Pasar Kelapa Dua untuk melihat ketersediaan dan harga-harga kebutuhan pangan serta kebutuhan pokok sebelum menghadapi Idul Fitri,” ujar Intan. 

Dari hasil monitoring, ditemukan kenaikan harga yang cukup signifikan pada sejumlah komoditas, terutama daging sapi, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit. Selain itu, stok minyak goreng juga terpantau terbatas di beberapa pedagang. “Saat ini ditemukan kenaikan yang signifikan pada daging sapi juga bawang merah, bawang putih dan cabai rawit. Harganya agak melonjak. Minyak juga agak susah,” jelasnya.

Menurutnya, pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala, khususnya semakin mendekati hari raya. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan uji kelayakan dan keamanan pangan, guna memastikan masyarakat mendapatkan bahan makanan yang aman dan layak konsumsi. “Kita akan terus melakukan monitoring stok dan ketersediaan bahan pangan dan komoditi pokok. Bersama BPOM juga akan dilakukan uji kelayakan makanan menjelang hari raya agar masyarakat bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan aman dan layak konsumsi,” katanya. 

Hasil temuan di lapangan, lanjut Intan, akan dibahas bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait untuk merumuskan langkah preventif dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan. 

Salah satu upaya yang tengah disiapkan adalah rencana subsidi minyak goreng serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjelang Idul Fitri. “InsyaAllah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mencoba mensubsidi minyak goreng dan menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang hari Raya Idul Fitri,” ucapnya. 

Terkait lonjakan harga daging sapi yang cukup tinggi, pihaknya berharap pemerintah pusat turut mengambil langkah strategis untuk menekan harga di pasaran. Ia berharap ada kebijakan yang mampu menjaga harga daging sapi tetap terjangkau, idealnya tidak melebihi Rp160.000 per kilogram.

“Kita harapkan pemerintah pusat juga ada langkah proaktif untuk menekan kenaikan harga daging sapi. Mudah-mudahan ada peraturan dari pemerintah pusat agar harga daging sapi tidak lebih dari Rp160.000 per kilogramnya,” ujarnya.

Salah satu pedagang di Pasar Kelapa dua, Sukma menjelaskan harga ayam potong di pasaran terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.  Harga daging ayam, kata Sukma, kini berada di kisaran Rp46.000 per kilogram. 

Angka tersebut melonjak cukup signifikan dibandingkan harga awal tahun yang masih berada di bawah Rp38.000 per kilogram. Sukma mengaku, akibat kenaikan harga ayam potong tersebut animo pembeli menjadi berkurang. ”Yang tadinya beli tiga sampai lima kilo sekarang cuman beli sekilo,” kata Sukma. 

Ia menuturkan, menjelang lebaran biasanya harga ayam potong akan terus mengalami kenaikan. “Harga masih bisa berubah-ubah, apalagi mau lebaran, biasanya naik terus. Tahun lalu harga perkilo bisa Rp50 ribu per kilo,” ujarnya.(dan) 

Kategori :