239 Warga Kecamatan Tangerang Terima BSU Rp600 Ribu

Kamis 26-02-2026,15:18 WIB
Reporter : Cyerie
Editor : Cyerie

TANGERANG, – Sebanyak 239 warga di Kecamatan Tangerang menerima Bantuan Sosial Uang (BSU) sebesar Rp600 ribu per orang dari Pemerintah Kota Tangerang. Bantuan yang bersumber dari APBD tersebut disalurkan di Aula Kantor Kecamatan Tangerang, Kamis (26/2/2026).

Sejak pagi hari, ratusan warga tampak antusias mengantre untuk menerima bantuan tunai tersebut.

Camat Tangerang, Yudi Pradana, mengatakan bantuan diberikan melalui Dinas Sosial Kota Tangerang kepada masyarakat yang membutuhkan. Total terdapat 239 warga di wilayah Kecamatan Tangerang yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

Menurutnya, penyaluran BSU ini bukan sekadar bantuan rutin, tetapi juga menjadi langkah pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.

“BSU ini juga bertujuan untuk menekan angka inflasi di daerah. Ini langkah nyata memperluas perlindungan sosial bagi keluarga prasejahtera atau masyarakat rentan di Kota Tangerang,” kata Yudi di kantornya kepada Tangerang Ekspres. 

Ia menjelaskan, bantuan tersebut menjadi semakin penting karena masyarakat saat ini memasuki bulan suci Ramadan sekaligus peringatan Hari Jadi ke-33 Kota Tangerang. Karena itu, warga diimbau menggunakan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran Pemkot Tangerang dalam memberikan perlindungan dan dukungan bagi masyarakat rentan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan penyaluran BSU tahap pertama tahun ini dilakukan secara serentak di 13 kecamatan.

“Hari ini Pemerintah Kota Tangerang menyalurkan bantuan sosial uang tunai secara serentak di 13 kecamatan,” kata Acep.

Secara keseluruhan, jumlah penerima BSU di Kota Tangerang mencapai 2.924 jiwa.

Acep juga melakukan monitoring penyaluran di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Pinang dan Kecamatan Cipondoh bersama Wakil Wali Kota Tangerang.

“Tadi kita bersama Pak Wakil Wali Kota juga monitoring di Kecamatan Pinang dan Kecamatan Cipondoh,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan sebesar Rp600 ribu per orang tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan ekonomi bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi dampak inflasi dan meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

“Bantuan ini menjadi salah satu indikator penekanan inflasi. Sesuai arahan Pak Wali, kami menghimbau masyarakat untuk mendahulukan kewajiban seperti pembayaran zakat, baru sisanya digunakan untuk belanja kebutuhan pokok,” jelasnya.

Menurut Acep, penerima bantuan berasal dari enam kategori masyarakat rentan, di antaranya anak terlantar dan anak yatim yang masuk dalam data kerentanan ekonomi (DTSEN 1 sampai 5).

Tags :
Kategori :

Terkait