TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Kejadian tragis menimpa seorang siswi kelas 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Korban dilaporkan menjadi sasaran pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) saat jam pelajaran berlangsung, Selasa, (24/2).
Peristiwa ini bermula ketika korban, yang merupakan murid sesi siang, meminta izin kepada gurunya untuk pergi ke toilet.
Namun, alih-alih ke kamar mandi, korban diduga keluar area sekolah melalui gerbang belakang menuju minimarket terdekat untuk membeli es krim. Salah seorang narasumber Tangerang Ekspres, guru dari SDN tempat korban sekolah mengungkapkan, pihak sekolah semula tidak mengetahui korban keluar area sekolah.
"Dia izinnya ke WC. Kalau izin beli es krim pasti tidak akan dikasih karena masih jam pelajaran. Ternyata dia ke Indomaret lewat belakang," ujar guru tersebut.
Nahas, saat perjalanan kembali ke sekolah setelah membeli es krim, korban tiba-tiba dibacok oleh orang tidak dikenal. Meski dalam kondisi terluka parah, korban sempat berlari kembali ke area sekolah untuk mencari pertolongan.
"Mungkin dia masih kuat lari, lalu tak kuat lagi dan akhirnya terkapar di dekat ruangan Kepala Sekolah," tambahnya.
Hingga saat ini, motif di balik aksi keji tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak sekolah juga tidak bisa memastikan apakah insiden ini terkait dengan percobaan perampokan atau penjambretan perhiasan.
"Kami belum tahu motifnya apa. Apakah dijambret atau bagaimana, kami juga tidak tahu apakah anak tersebut mengenakan perhiasan atau tidak," jelas narasumber tersebut.
Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono membenarkan adanya peristiwa berdarah yang menimpa siswi SD tersebut. Ia menegaskan pihak kepolisian tengah bergerak cepat melakukan pendalaman."Iya benar, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan kami," ujar AKP Yono Taryono saat dikonfirmasi singkat.
Usai kejadian, korban telah dilarikan ke RS Primaya Pasar Kemis untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka bacok yang dideritanya. (zky)