Pasar Murah Akan Digelar Pertengahan Ramadan

Kamis 19-02-2026,21:31 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pemprov Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan menggelar Pasar Murah pada pertengahan Ramadan 1447 H/2026. 

Program rutin ini untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau yang akan diselenggarakan di Kantor Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.

Kepala Disperindag Provinsi Banten, Iwan Hermawan,  mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk penyelenggaraan program Pasar Murah. Namun ia belum memastikan kapan waktu kegiatan itu dimulai. Yang pasti pertengahan Ramadan dan langsung mensosia­lisasikan kepada masyarakat.

"Untuk Ramadan akan kita laksanakan di minggu kedua bulan Ramadan, dan sekarang kita sedang persiapan untuk melaksanakan pasar murah. Itu kita laksanakan untuk Ramadan ini satu kali, ya mungkin tepatnya di KP3B seperti yang sudah-sudah," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (19/2).

Ia menjelaskan, beberapa komoditi yang nanti akan dijual yakni seperti beras, mi­nyak goreng, gula, bawang merah dan putih, cabai, sayur­an, telur hingga daging beku. 

Ia memastikan harga komo­ditas di pasar murah tersebut akan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sebab pihaknya akan langsung me­ngambil barang atau menda­tangkan langsung distributor­nya.

"Kita akan menghadirkan distributor dan pedagang be­sar, jadi harganya dipastikan adalah harga distributor. Jadi mudah-mudahan, ya bukan mudah-mudahan, memang pasti di bawah HET," tuturnya.

Lebih lanjut, kata Iwan, pi­hak­nya juga akan meng­hadirkan Bulog, dan BUMD Agrobisnis Banten Mandiri (ABM), dan beberapa distribu­tor komoditas lainnya. 

"Selain MinyaKita, kami juga akan menghadirkan minyak goreng dari perusahaan PT Sinar Mas Agro. Dan ini diharap­kan memang dengan harga distributor, masyarakat bisa lebih terjangkau untuk belanja­nya di pasar murah," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Disperindag Banten juga akan memberikan kupon potongan harga yang diberikan kepada masyarakat yang mampu. Dengan begitu seluruh masya­rakat mulai dari kalangan bawah bisa berbelanja di Pasar Murah.

"Jadi bagi masyarakat pene­rima manfaat nanti bisa be­lanja di Pasar Murah tentunya dengan harga yang jauh lebih murah lagi. Tapi di sana nanti semua kalangan masyarakat bisa membeli dengan tertib," jelasnya. 

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan Tim Pe­ngen­dali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten memiliki tugas utama yakni memastikan ketersediaan pasokan pangan dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Dengan begitu pasokan aman dan harga komoditas terjaga.

"Menjadi tugas kita memas­tikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri terjaga. Distribusi harus lancar dan stok tersedia," katanya.

Untuk itu, Pemprov Banten bersama TPID menyiapkan sejumlah langkah konkret, di antaranya pelaksanaan pasar murah, penguatan operasi pasar, serta pelancaran distribusi komoditas strategis. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, BUMD pangan, pelaku usaha, dan instansi vertikal.

Tak hanya itu, Andra juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar guna memastikan langsung kondisi harga dan pasokan di lapangan. Selain itu, Pem­prov Banten akan menindak­lanjuti hasil pemantauan Bank Indonesia (BI) terkait dina­mika harga di daerah produsen.

Kategori :