Zakiyah Harapkan TMMD Tepat Sasaran

Selasa 10-02-2026,20:33 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengha­rapkan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 dapat tepat sasaran dan berdampak kepada masyarakat.

Hal itu disampaikannya ketika menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada pembukaan TMMD ke-127 di lapangan Mini Soccer, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Selasa (10/2). 

Zakiyah mengatakan, TMMD ini rencananya bakal dilak­sanakan mulai Selasa 10 Feb­ruari sampai 11 Maret 2026, di beberapa desa yang ada di Kecamatan Cikeusal.

Ia berharap, kegiatan bisa berjalan dengan lancar dan aman serta tepat sasaran agar berdampak pada masyarakat.

"Semoga sinergitas antara pemerintah daerah, dengan TNI dapat memberikan dampak positif ke masyarakat, melalui TMMD ini wilayah perdesaan bisa terbangun dan berjalan dengan lancar," katanya.

Dikatakan Zakiyah, karena TMMD dilaksanakan di Keca­matan Cikeusal maka peme­rintah kecamatan dan peme­rintah desa diperintahkan untuk berpartisipasi membantu ke­giatan tersebut.

Karena, kegiatan ini bukan hanya kegiatan pembangunan fisik, melainkan sebuah mani­festasi dari semangat gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, serta memper­kuat kemanunggalan TNI de­ngan rakyat demi ketahanan wilayah yang tangguh. 

"Setelah kegiatan ini, saya berharap ada dampak yang dirasakan langsung oleh ma­syarakat dan bisa jangka pan­jang. Karena, kegiatannya yaitu pembangunan drainase, pem­bangunan jalan rusak, dan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TM­MD Kodim 0602/Serang Letkol Inf Eko Asmani mengatakan, pada kegiatan TMMD ini ada sekitar 150 personel yang diter­junkan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur, yaitu pembukaan dan penge­rasan jalan di dua titik sepanjang 1.150 meter, lalu pembangunan drainase, serta tembok penahan tanah.

Tidak hanya itu, terdapat juga sanitasi dan air bersih yakni pembangunan 10 unit jamban individu dan penyediaan lima unit sumur bor untuk air bersih, peningkatan kualitas lingkung­an, dan peningkatan jalan ling­kungan.

"Selain itu, terdapat pula ke­giatan multisektor yang krusial, seperti rehabilitasi 10 unit ru­mah tidak layak huni atau Rutilahu, perbaikan dua unit musala, penanaman 300 batang pohon, serta pengembangan ketahanan pangan seluas dua hektare. Kegiatan ini me­rupakan sinergitas antara TNI dan pe­merintah daerah serta masya­rakat untuk sama-sama mem­bangun desa," katanya. (agm)

Kategori :