TANGERANGEKSPRES.ID, KELAPA DUA — Kekalahan 1-0 di menit ke-104 atas Semen Padang FC di Stadion H. Agus Salim, Kota Padang sudah dilupakan Persita Tangerang jelang hadapi PSBS Biak, Senin (16/2/2026) sore. Skuad Pendekar Cisadane ingin kembali ke tren positif yang dalam dua laga terakhir gagal diwujudkan.
Kekalahan dari Semen Padang menjadi kekalahan kedua Persita di awal putaran kedua tahun 2026. Sebelumnya Persita juga takluk di kandang atas Persija Jakarta dengan skor 2-0. Ini memutus rekor 4 kemenangan beruntun dan M. Toha dkk di akhir putaran pertama.
"Pertandingan yang sulit, sulit dapat peluang dan sulit cetak gol, dapat penalti di menit akhir bukan yang kita mau juga. Kedepannya kembali meraih tren positif di pertandingan selanjutnya di kandang," ucap kapten tim Persita Tangerang M. Toha.
Persita juga langsung melakukan evaluasi atas apa yang terjadi pada laga Semen Padang dimana Rayco Rodriguez dkk kesulitan menembus pertahanan Kabau Sirah. Terutama dikatakan Carlos pena Pelatih Persita, dalam menciptakan peluang menghadapi tim yang bermain bertahan.
"Kita harus bisa mengembangkan permainan dimana lawan disiplin dalam bertahan, dimana kita tidak bisa bikin peluang dan tim lawan juga demikian," ulas Carlos Pena.
Termasuk kesulitan saat mengembangkan pola permainan di babak kedua yang mengembangkan pola permainan menyerang. "Di babak kedua kita mampu memguasai bola tapi kita tidak mampu mengatur semuanya untuk lebih baik dengan membuat gol," tutur mantan pelatih Persija.
Persita butuh kemenangan dari PSBS Biak untuk bertahan di peringkat keenam yang saat ini ditempati dengan koleksi 32 poin. Karena kemenangan yang bisa menghindari tim Ungu dari kejaran PSIM Yogyakarta di posisi ketujuh dengan raihan 31 poin.
"Kami bermain di rumah dan kami harus kembali ke jalur kemenangan, ini jadi suplemen buat kita. Laga awal putaran kedua hasilnya kurang baik buat kita, tapi kedepannya kita akan tampil 100 persen untuk lebih baik lagi," tukasnya.(apw)