TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN), jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan aksi solidaritasnya terhadap wartawan. Mereka membesuk salah satu jurnalis yang mengalami kecelakaan dalam menjalankan tugasnya, belum lama ini.
Mewakili Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol. Wisnu Wardana, Wakapolresta AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyampaikan rasa simpati.”Kami bersama rekan-rekan dari Polres Bandara Soekarno-Hatta hadir untuk menunjukkan rasa simpati dan empati kepada rekan kami, mitra kami yang mengalami musibah kecelakaan tepat di Hari Pers Nasional ini,” ujar Wakapolresta di sela-sela mengunjungi wartawan Adrianto di bilangan Pasar Lama, Kecamatan Tangerang, Senin (9/2).
Selain memberikan dukungan moral, AKBP Ida Bagus, pihaknya mendoakan agar Adrianto yang merupakan wartawan Jawapos Group dapat segera pulih dan kembali menjalankan tugasnya jurnalisnya.”Harapan agar korban segera sehat sediakala dan dapat menjalankan tugasnya kembali untuk mencari fakta yang aktual,” ucapnya .
Pada momen HPN ini, Ida Bagus menyatakan, bahwa peran pers dinilai sangat vital dalam mendukung keterbukaan informasi dan demokrasi. Ia Menegaskan pentingnya peran insan pers dalam menyajikan berita yang aktual, berimbang, dan bertanggung jawab. ”Diharapkan para jurnalis semakin profesional dalam memberikan informasi demi kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.
Selain itu, Ida Bagus juga berharap agar sinergi antara kepolisian dan awak media tetap terjaga solid, terutama dalam memberikan edukasi yang akurat kepada masyarakat.
Sementara itu, Adrianto menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian terhadap insan pers, khususnya di momen spesial bagi profesi jurnalis ini. ”Terima kasih pak Wakapolres, jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta, atas kepeduliannya sudah mengunjunginya ke kediaman saya,” ucap Adrianto.
Dia menuturkan saat ini kondisinya tengah menjalani masa pemulihan pasca kecelakaan kerja. Adrianto menceritakan, kronologi kecelakaan yang dialaminya, dia tengah melaju mengendarai sepeda motornya dari Jalan Raya Serpong, Bumi Serpong Damai (BSD) menuju Kota Tangerang. Tepat di sekitaran Bundaran Alam Sutera, dia tidak fokus didepannya ada jalan berlubang. Karena kaget, Adrianto tidak bisa mengendalikan sepeda motornya, akhirnya dia terpeleset dan terjatuh hingga membentuk median pinggir jalan. ”Jadi waktu itu hari Sabtu, 31 Januari 2026 lalu. Saya dari BSD, pas sampai sekitar Bundaran Alam Sutera, Kelurahan Pakulonan, saya kurang fokus ada jalan berlubang di depan. Saya mencoba menghindari lubang tersebut, namun karena kaget, saya tidak bisa mengendalikan sepeda motor hingga akhirnya terjatuh,” ungkap Adrianto
Beruntung, peristiwa nahas itu Adrianto tidak sendirian. Seorang rekan sejawat yang juga mengendarai motor berada di lokasi dan langsung memberikan pertolongan pertama. ”Saya langsung dibawa menggunakan taksi online ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan medis darurat,” tambahnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Adrianto mengalami luka cukup serius di beberapa bagian anggota tubuh. Pada bagian bahu dia mengalami patah tulang yang memerlukan tindakan medis serius. Kemudian pada bagian wajah dan tangan mengalami luka-luka lecet dan benturan, lalu pada bagian kakinya mengalami luka akibat terjatuh dari kendaraan.”Di RSUD saya sempat menjalani operasi ringan pada bagian bahu dan wajah. Total selama tiga hari saya menjalani perawatan intensif di sana,” pungkasnya.
Kondisi Adrianto kini berangsur membaik, namun masih memerlukan waktu istirahat total sebelum kembali turun ke lapangan untuk kembali bertugas.(ziz)