Gubernur Akan Instruksikan Gerakan Jumat Bersih

Senin 09-02-2026,18:43 WIB
Reporter : Syirojul Umam
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Gubernur Banten Andra Soni akan segera mener­bitkan Instruksi Gubernur (Ingub) pelaksanaan Jumat Bersih. Ins­truksi gubernur itu akan berlaku secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Banten demi menjaga lingkungan dan alam dari sampah.

Andra mengatakan, Ingub ini merupakan langkah menin­dak­lanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ter­kait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), lewat Ingub pelaksanaan Jumat Bersih.

"Untuk Jumat Bersih nanti akan saya keluarkan Instruksi Gubernur, detail teknisnya akan disiapkan oleh Pak Sekda. Secara komunikasi, saya sudah menyampaikan kepada para Wali Kota dan Bupati di Ban­ten," katanya, Minggu (8/2).

Ia menjelaskan, pelaksanaan Jumat Bersih akan dilakukan se­rentak setiap hari Jumat dengan melibatkan unsur pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Termasuk unsur Forkopimda mulai dari TNI, Polri, serta seluruh ele­men masyarakat.

"Secara komunikasi, saya sudah menyampaikan kepada para wali kota dan bupati di Banten," ujarnya.

Menurut Andra, pelaksanaan Jumat Bersih sendiri bukan hal baru bagi sebagian daerah di Ban­ten. Namun melalui Ingub, ke­giatan tersebut akan di­seragamkan dan dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Banten.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, Ingub Jumat Bersih saat ini tengah dalam tahap perincian agar dapat menjadi dasar bagi Bupati dan Wali Kota untuk menerbitkan Instruksi Bu­pati (Inbup) atau Instruksi Wali Kota (Inwal). 

Ia berharap melalui gerakan ini ada pelibatan berbagai unsur sebagai bentuk kolaborasi.

"Ingub ini akan menjadi payung bagi kabupaten dan kota, sehingga semua pihak dilibatkan, baik pe­merintah daerah maupun TNI dan Polri," tuturnya

Selain itu, kata Deden, peme­rintah daerah juga akan mengajak masyarakat, pedagang, serta ling­kungan sekitar agar terlibat aktif dalam menjaga kebersihan. Keter­libatan kebersihan ling­kungan dari sampah perlu kolaborasi dari sektor hulu hingga ke hilir.

Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan gerakan kebersihan lingkungan. Ia berharap dengan hal tersebut dapat membangun budaya gotong royong, me­ning­katkan kebersihan lingkungan, serta mendukung kesehatan dan kenyamanan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI.

"Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus diubah, dan pemerintah daerah hadir untuk memberikan dorongan serta contoh nyata," paparnya. (mam)

Kategori :