TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi para warga terdampak banjir di Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Rabu (4/2).
Kunjungannya tersebut sebagai bentuk kepedulian lembaga legislatif terhadap para warga terdampak bencana, agar nantinya bisa mendorong percepatan penanganan pascabencana.
Sejumlah lokasi permukiman terendam banjir, dan posko pengungsian dikunjunginya, dan berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui apa saja kebutuhan mendesak serta keinginan yang disampaikannya.
"DPRD hadir untuk melihat langsung kondisi para warga terdampak banjir, sekaligus memastikan penanganannya berjalan cepat dan kebutuhan warga dapat terpenuhi. Tidak hanya itu, berdialog pun kami lakukan supaya mengetahui masalah dari banjir ini dan solusi apa yang diinginkan warga terdampak untuk kami perjuangkan," katanya, Kamis (5/2).
Bahrul mengatakan, hadirnya DPRD Kabupaten Serang ke lokasi banjir bukan sekadar seremonial semata, melainkan bagian dari upaya menyerap aspirasi warga terdampak secara langsung untuk ditindaklanjuti melakukan fungsi pengawasan dan penganggaran.
"Apa yang disampaikan warga terdampak banjir ini sangat penting, maka ke depannya penanganan banjir tidak boleh hanya bersifat darurat, namun harus ada langkah pencegahan yang terencana," ujarnya.
Tidak hanya meninjau lokasi banjir, Bahrul juga memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak berupa sembako dan makanan siap saji.
Ia menekankan, dalam penanganan banjir ini penting perlu adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan untuk bahu membahu agar bantuannya tepat sasaran.
"Kami mendorong OPD terkait, untuk secepatnya melakukan pendataan dan penyaluran bantuan serta perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan. Kemudian, perlu juga evaluasi infrastruktur terutama sistem drainase dan aliran sungai di wilayah rawan banjir, harus jadi prioritas yang segera dikerjakan supaya banjir tidak terus berulang lagi," ucapnya.
Kata Bahrul, kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal penguatan koordinasi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan pasca banjir di Kabupaten Serang.
"Kami akan terus memantau perkembangan penanganan bencana dan memastikan kebutuhan warga terdampak bencana mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah," tuturnya. (agm)