PDIP Desak Pemerintah Bangun Tanggul Sungai

Senin 26-01-2026,21:10 WIB
Reporter : Agung Gumelar
Editor : Sutanto

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Serang menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir di Kampung Kramat, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Minggu (25/1) malam.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk ke­pedulian partai terhadap warga yang tengah meng­hadapi musibah banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cidurian imbas curah hujan yang tinggi.

Mengetahui kondisi tersebut, DPC PDIP mendesak pemerintah baik di daerah maupun pusat segera mengambil langkah konkret dalam penanganan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. 

Salah satu solusi yang dinilai mendesak adalah pembangunan tanggul sungai, guna mencegah luapan air pada Sungai Cidurian saat musim hujan tiba.

Ketua DPC PDIP Perjuangan Kabupaten Serang Madsuri didampingi Anggota Komisi IV dari Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Serang Joko Santoso mendatangi lokasi banjir dan pengungsian warga terdampak di SDN Kramat.

Di sana, keduanya menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, dan minyak goreng. 

Ketua DPC PDIP Kabupaten Serang Madsuri mengatakan, keha­dirannya di tengah warga merupakan bentuk komitmen PDIP untuk selalu bersama rakyat, terutama saat menghadapi kondisi sulit seperti bencana banjir ini.

Di tempat pengungsian tersebut, kurang lebih ada sekitar 88 KK yang mengungsi akibat terdampak banjir. Meski bantuan logistik bukan menjadi solusi, namun diharapkan sedikitnya dapat me­ringankan beban para warga yang terdampak.

"Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami berharap bisa membantu kebutuhan men­desak masyarakat, PDI Perjuangan akan terus hadir dan bergerak bersama rakyat. Saya bersama Pak Joko akan bersama rakyat karena kami rencana hari ini mau ke Desa Koper di sana juga terdampak banjir," katanya.

Madsuri mengaku, sangat prihatin dengan kondisi warga terdampak banjir di tempat pengung­sian ini, karena banyak dari mereka yang mengalami gatal-gatal dan mengalami trauma akibat banjir.

Karena banjir tahun ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu dirinya akan memperjuangkan menyam­paikan aspirasi para warga di bangku DPRD Provinsi Banten.

"Tahun ini yang paling parah, saya juga DPRD Provinsi Banten akan menyuarakan aspirasi rakyat, Sungai Cidurian ini kan kewenangannya pemerintah pusat, kita akan dorong pemprov untuk menyam­paikan ke pusat. Mudah-mudahan, ada perbaikan nanti ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PDI Perjuangan Joko Santoso mengaku, akan memperjuangkan aspirasi warga terdampak banjir yang menginginkan adanya solusi konkret mengatasi banjir, salah satunya dengan membangun tanggul di Sungai Cidurian.

"Saya akan rapat dengan dinas terkait, supaya mereka bisa menyampaikan ke pusat untuk segera membangun tanggul air sungai di Sungai Cidurian," katanya. (agm)

Kategori :