TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Sukamanah II yang berlokasi di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menjadi sasaran aksi pencurian. Sejumlah aset sekolah hilang digasak maling, setelah pelaku membobol lingkungan sekolah pada malam hari.
Aset sekolah yang raib di antaranya beberapa unit laptop, printer, kamera digital, mesin jet pump, hingga perangkat CCTV yang selama ini digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta keamanan sekolah.
Kepala SDN Sukamanah II Fiona Attila Saputri membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut. Ia mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui saat pihak sekolah hendak memulai aktivitas pada pagi hari.
“Ketika petugas datang ke sekolah, kami mendapati beberapa ruangan dalam kondisi tidak seperti biasanya. Setelah dicek CCTV sekolah, dua maling tersebut sedang beraksi dan sejumlah barang inventaris sekolah sudah tidak ada di tempat,” ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres, Minggu (18/1).
Menurut Fiona, aset yang dicuri merupakan sarana penting yang selama ini digunakan untuk mendukung proses pembelajaran siswa. Hilangnya barang-barang tersebut tentu sangat berdampak terhadap aktivitas sekolah.
“Laptop dan printer itu kami gunakan untuk administrasi sekolah dan juga pembelajaran siswa. Kamera digital juga sering dipakai untuk dokumentasi kegiatan sekolah. Sementara mesin jet pump sangat vital untuk kebutuhan air di sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk melaporkan kejadian tersebut agar segera ditindaklanjuti secara hukum.
“Kami sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Saat ini laporan sedang ditangani dan kami berharap pelaku bisa segera tertangkap,” katanya.
Lebih lanjut, Fiona mengungkapkan bahwa pihak kepolisian kini tengah mendalami rekaman CCTV yang berhasil diperoleh sebelum perangkat tersebut dicuri oleh pelaku.
“Dari informasi yang kami terima, ada rekaman yang memperlihatkan dua orang pelaku yang diduga kuat melakukan pencurian di lingkungan sekolah. Rekaman tersebut sedang dianalisis oleh pihak kepolisian sebagai bahan penyelidikan,” ungkapnya.
Fiona berharap, dengan adanya laporan resmi dan penyelidikan dari pihak kepolisian, kasus pencurian tersebut dapat segera terungkap dan aset sekolah yang hilang bisa kembali.
“Kami berharap pelaku segera tertangkap dan barang-barang sekolah dapat ditemukan. Ke depan, kami juga akan berupaya meningkatkan pengamanan sekolah agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Sekedar informasi, Kedua aksi maling tersebut tidak beraksi di SDN Sukamanah. Akan tetapi beberapa SD di wilayah Kecamatan Rajeg dan pihak kepolisian sedang melakukan pencarian ke dua pelaku.(ran)