SERANG — Rencana baik Pemkot Serang untuk membangun flyover di Jalan Jenderal Sudirman mulai menunjukkan titik terang. Namun sebelum bisa direalisasikan, proyek tersebut harus melewati tahap krusial yaitu pembebasan lahan. Nilai kebutuhan anggaran untuk pembebasan lahan di jalur strategis itu ditaksir mencapai Rp191 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, pembangunan flyover tersebut merupakan bagian dari program pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Namun, kewajiban pembebasan lahan tetap menjadi tanggung jawab daerah. “Flyover ini merupakan usulan dari Pemerintah Kota Serang ke pemerintah pusat melalui IJD. Kita mengusulkan anggaran sebesar Rp191 miliar di tahun anggaran 2025 untuk kebutuhan pembebasan lahan, dan sekarang masih dalam proses evaluasi dari kementerian,” ujar Iwan saat ditemui usai rapat koordinasi di Pemkot Serang, Selasa (15/7). Meski demikian, angka Rp191 miliar tersebut belum final. Nilai tersebut, lanjut Iwan, baru berdasarkan penilaian awal atau harga pasar. Untuk harga resmi pembebasan lahan, masih harus melalui tahapan penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) serta instansi terkait lainnya. Iwan menjelaskan, pembangunan fisik flyover sendiri baru bisa dilakukan setelah proses pembebasan lahan selesai. Saat ini, pemerintah pusat masih menunggu kesiapan Pemkot Serang dalam hal penyediaan lahan. “Artinya, pusat siap bangun, tapi Pemkot harus siap dulu dengan lahannya. Kalau lahan sudah clear, baru kita bisa kembali mengajukan untuk pembangunan fisiknya,” terangnya. Flyover Sudirman rencananya akan membentang dari Jalan Jenderal Sudirman, melintasi pertigaan Tol Serang Timur, hingga ke ujung Jalan Kemang. Luas lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 14.000 meter persegi atau 1,4 hektare. Menurut Iwan, sebenarnya program pembangunan flyover ini sudah dirancang sejak lama oleh pemerintah pusat. Namun terkendala masalah pembebasan lahan yang semula menjadi tanggung jawab Pemprov Banten. Iwan menegaskan, keberadaan flyover ini sangat penting untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Sudirman, terutama di jam-jam sibuk. Selain itu, pembangunan ini juga menjadi simbol kemajuan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten. “Kalau ini terealisasi, ini adalah flyover pertama di Kota Serang. Dan ini akan jadi bukti bahwa kita bisa menjadi kota yang layak sebagai ibu kota provinsi,” pungkasnya. Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan flyover tersebut. Ia mengatakan, komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan untuk memastikan tahapan-tahapan proyek berjalan sesuai prosedur. “Kita akan terus koordinasi dengan pusat, mereka siap bangun asalkan lahan kita yang bebaskan. Makanya sekarang kita fokus urus pembebasannya dulu,” ujar Budi seraya mengaku optimistis proses pembebasan lahan akan berjalan lancar. (ald)Rp191 M untuk Pembebasan Lahan Flyover Sudirman
Selasa 15-07-2025,21:02 WIB
Reporter : Aldi Alpian Indra
Editor : Sutanto
Kategori :
Terkait
Minggu 01-02-2026,19:33 WIB
Pemkot dan Pemkab Serang Kolaborasi Peningkatan PAD
Kamis 29-01-2026,21:43 WIB
Diguyur Hujan Deras, Kota Serang Kembali Banjir
Kamis 29-01-2026,19:45 WIB
SDN Ciputat Kembali Terendam
Kamis 29-01-2026,19:22 WIB
Pembangunan Kantor Kelurahan Kiara Telan Anggaran Rp1,4 miliar
Rabu 28-01-2026,21:11 WIB
Jadi Langganan Banjir, Pemkot Alokasikan Rp2,5 Miliar Bangun SDN Pamarican
Terpopuler
Senin 02-02-2026,07:59 WIB
Solusi Ketiak Cerah dan Bebas Bau Seharian dari B ERL Cosmetics
Senin 02-02-2026,20:03 WIB
Larangan Handphone di Sekolah, Kehadiran Gawai Dianggap Mengganggu Konsentrasi Belajar
Senin 02-02-2026,19:07 WIB
Sekda Kabupaten Tangerang Minta Percepatan Kinerja Triwulan
Senin 02-02-2026,20:07 WIB
Darurat Sampah Tangsel Berakhir, Posko Gakkumdu Dialihkan untuk Penertiban PKL
Senin 02-02-2026,18:52 WIB
SMPN 3 Cikupa Terapkan Aturan Tegas untuk Siswa, Larang Penggunaan HP di Sekolah
Terkini
Senin 02-02-2026,22:07 WIB
Kwarda Banten Salurkan Bantuan Korban Banjir
Senin 02-02-2026,22:06 WIB
Banyak Warga Menggantungkan Hidup di PT LSI
Senin 02-02-2026,22:03 WIB
Kerusakan Jalan Pabuaran Bugel Makin Parah, Warga Mengeluhkan Respons Pemkab Tangerang yang Dinilai Lambat
Senin 02-02-2026,22:01 WIB
Solusi Kilat Kades Sukamantri untuk Korban Banjir, Sulap Rumah Jadi Lebih Tinggi dalam Tempo 24 Jam
Senin 02-02-2026,21:48 WIB