"Tangsel pada 2023 sudah melewati verifikasi Kota Sehat Provinsi dan insya Allah tahun 2024 ini kita akan melanjutkan verifikasi Kota Sehat Internasional," ungkapnya.
Allin mengungkapkan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kader kesehatan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat.
"Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat tentang kekuatan tetap bisa sehat lingkungannya sehat," tutupnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pentingnya pelayanan kesehatan berbasis lingkungan sebagai prioritas utama untuk lima tahun ke depan, guna mencapai predikat Kota Sehat bahkan bertaraf internasional.
"Ada dua program kesehatan besar untuk lima tahun ke depan, yang pertama dalah mengobati yang sakit, ya semua perangkat daerah harus melaksanakan itu karena ini urusan wajib," ujarnya.
Pria yang biasa disapa Pak Ben ini menjelaskan, program kedua adalah mencegah tingkat kesakitan masyarakat dengan meningkatkan kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat.
"Lingkungan yang sehat adalah pondasi kesehatan masyarakat. Kami berkomitmen menjadikan Tangsel sebagai Kota Sehat, yang tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga internasional," jelasnya.
Menurutnya, wilayahnya sudah lama menjadi medical tourism, sehingga masyarakat yang ingin berobat tidak harus jauh-jauh keluar dari Tangsel.