TIGARAKSA -- Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umardani sebut kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang kacau. Hal itu menyusul lolosnya data salah sasaran terkait masuknya Anggota Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tangerang, masuk daftar Bantuan Sosial Tunai (BST) sebagai Jaring Pengaman Sosial (JPS) warga terdampak covid-19. “Saya sudah tahu ada ASN dan Anggota Polri yang dapat bansos covid-19, kinerja dinsos sudah keterlaluan,” tegas Deden kepada wartawan. Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang ini mengatakan, apabila memang bansos itu bersumber dari pemerintah pusat Deden menganggap masih wajar. “Namun jika bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang sulit dipahami, terlebihsebelum pendataan, status penerima sudah menjadi ASN dan Polri,” ketusnya. Deden menjelaskan, sejak awal pihaknya telah meminta kepada Dinas Sosial Kabupaten Tangerang agar membentuk tim verifikasi data penerima bantuan sosial tunai di tingkat kecamatan. Hal ini bermaksud agar tidak ada penerima ganda atau kesalahan lain, namun permintaan tersebut terabaikan. “Dinsos menyebut bahwa verifikasi bisa dilakukan semuanya di tingkat kabupaten. Tapi malah akhirnya terjadi seperti ini, banyak yang tidak tepat,” tuturnya. Menurut Deden, sebenarnya pihak kecamatan sangat mumpuni dalam memverivikasi data BST, sebab mereka juga mempunyai data KTP yang didapatkan saat kegiatan perekaman. Tinggal data KPM diverifikasi dengan memasukkan NIK, sehingga di situ pun akan muncul jenis keterangnya. “Karena verifikasinya di tingkat Kabupaten, entah terlalu banyak data jadi akhirnya jenis pekerjaan tidak terverifikasi, sehingga loloslah data Polri dan ASN. Terkait hal ini, saya tidak menyalahkan pihak kecamatan dan desa,” tandasnya. Sebelumnya diberitakan terungkap ASN dan anggota Polri masuk daftar penerima BST di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengakui adanya kesalahan data tersebut lantaran kurang cermatnya pendataan di tingkat bawah. “Tapi menurut informasi yang diterima sampai saat ini buku tabungan BRI sebagai penyalur bantuan atas nama dua orang ASN dan Anggota Polri belum terisi saldo,” jelasnya. (mas)
Dewan Pertanyakan Kinerja Dinsos
Selasa 30-06-2020,04:32 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 18-05-2026,22:09 WIB
Pegawai Harus Respons Cepat Aduan Warga
Senin 18-05-2026,18:47 WIB
Kontingen Pasar Kemis Juarai O2SN di Berbagai Cabang Olahraga, SD Kecamatan Pasar Kemis Borong Medali
Senin 18-05-2026,21:39 WIB
Perumahan Kota Serang Minim TPU
Senin 18-05-2026,19:55 WIB
Desa Sodong Kembangkan Eduwisata Pertanian, Jadi Tempat Belajar Mahasiswa dan Pelajar
Senin 18-05-2026,21:08 WIB
Pemkot Tangsel Kembangkan Sistem Pengelolaan Aset Terpadu
Terkini
Senin 18-05-2026,22:10 WIB
Bumil Tak Perlu Antre Saat Terima Bantuan
Senin 18-05-2026,22:09 WIB
Pegawai Harus Respons Cepat Aduan Warga
Senin 18-05-2026,22:07 WIB
Pemdes Lontar dan PLTU Bangun TPST
Senin 18-05-2026,22:05 WIB
Wabup Gelar Isbat Nikah 1000 Pasangan, Tanpa Menggunakan APBD dan Tidak Dipungut Biaya
Senin 18-05-2026,22:05 WIB