PANONGAN - Polsek Panongan menggelar razia gabungan bersama TNI dan Satlinmas tentang pemutusan rantai Corona. Razia ini menyasar warga yang belum menerapkan sosial distancing. Terutama anak muda yang kerap tidak mendengarkan imabuan pemerintah tentang Covid-19. Kapolsek Panongan, AKP Nana Supriyatna mengatakan, surat imbauan pemerintah maupun maklumat polri sudah disebarluaskan. Mulai dari pedagang di pasar maupun di ruko, sekolah, tempat peribadatan hingga di kawasan bisnis. Ia menerangkan, sosialisasi tentang pencegahan persebaran Corona sudah sampai tingkat RT dan RW. Operasi dilancarkan mulai dari polsek hingga kawasan Citra Raya. Iring-irigan mobil patroli dipasang pengeras suara didengarkan maklumat kepolisian. "Warga diimbau agar tinggal di rumah dan tidak keluar rumah terkecuali keperluan mendesak," bunyi pengumuman dari mobil patroli. Nana menegaskan, razia mengutamakan sisi humanis kepolisian, satlinmas dan TNI. "Kita imbau dahulu. Agar warga memahami apa itu Corona. Bagaimana langkahnya guna mencegah penyebaran. Kita sarankan jangan terburu-buru biarkan warga membayar tagihan. Lalu kita imbau untuk ke rumah masing-masing," terangnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (30/3). Saat razia, didapatkan anak muda tidak mengindahkan imbauan dari kepolisian dan kecamatan. Namun, ada beberapa remaja yang sontak berhamburan ketika polisi datang. Nana menegaskan, patroli akan terus digelar selma masih ada aduan masih ada yang belum mematuhi imbauan pemerintah. "Kita sudah imbau berkali-kali, namun masih saja ada yang belum memahami. Kedepan kita akan terus lakukan imbauan ini. Tadi saat operasi berlangsung kondusif dan warga memahami. Walaupun masih banyak anak muda yang tetap memaksa berpergian," terangnya. Ia menerangkan, kawasan Eco Plaza Citra Raya kerap dijadikan tempat nongkrong anak muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang. Pemilik usaha sempat menolak ditutup lebih dini dengan berbagai alasan salah satunya nafkah keluarga. "Kita tegaskan kepada warga bahwa penyebaran Corona cepat, karena melalui cairan bersin dan batuk. Serta dapat bertahan hidup lebih dari dua jam di luar tubuh manusia. Kita terus patroli agar warga diam di rumah dan tidak beraktivitas di luar rumah," terangnya. (sep/mas)
Polisi Bubarkan Tongkrongan di Cafe
Rabu 01-04-2020,04:40 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,20:34 WIB
Pulo Ampel Juara Umum MTQ Kabupaten Serang
Minggu 26-07-2026,19:48 WIB
Terkait Dugaan Pencemaran Udara, Anggota Dewan Bakal Sidak Kawasan Industri Milenium
Minggu 26-07-2026,21:39 WIB
Kabel Utilitas Semrawut, Merusak Keindahan Kota dan Ancam Keselamatan
Minggu 26-07-2026,21:23 WIB
Kesemrawutan Kabel di Tepi Jalan Raya Serang, Kecemasan Warga yang Tak Kunjung Terurai
Minggu 26-07-2026,21:31 WIB
Komnas PA Minta Pemprov Evaluasi Perlindungan Anak
Terkini
Minggu 26-07-2026,21:48 WIB
Bantuan PMI 100 Persen Gratis, Klarifikasi Kades Kosambi Soal Isu Pungli Air Bersih
Minggu 26-07-2026,21:44 WIB
Drainase Gatot Subroto Sepatan Timur Diperbaiki, Juli Tender, Agustus Pengerjaan
Minggu 26-07-2026,21:42 WIB
Motor Raib di Halaman Kantor, Karyawati PNM Mekaar Tangerang Kemalingan
Minggu 26-07-2026,21:39 WIB
Kabel Utilitas Semrawut, Merusak Keindahan Kota dan Ancam Keselamatan
Minggu 26-07-2026,21:37 WIB