CINANGKA – Perluasan penataan lingkungan RW 008, Kampung Kopi, Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, menjadikan perkampungan itu terlihat lebih asri. Suasana asri kawasan desa wisata itu terasa saat dikunjungi oleh tim 1 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang, Kamis (5/12). Pantauan Radar Banten, penyambutan tim juri pada penilaian kedua lebih meriah daripada penilaian tahap pertama. Ratusan warga, anak-anak SD dan MTs hingga orang tua antusias menyambut. Tim juri disuguhi kesenian calung, pencak silat, dan rebana yang tampil atraktif. Tim juri pun mendapat pengawalan dari komunitas Gowes Cikolelet (Golet). Pada penilaian kedua, tidak hanya lingkungan RT 02 yang ditata. Lingkungan RT 01 pun terlihat rapi. Tanaman hias dan bunga tertata di pinggir jalan. Jumlah tong sampah di kawasan desa wisata itu bertambah. Warga membuat tempat pembuangan sampah akhir di lahan kosong belakang rumah mereka. Tim juri yang terdiri dari Iptu Tata Sutara (Polda Banten), Kapten Infanteri Mujayin (Korem 064 Maulana Yusuf Serang), Anton Susilo (Kaukus Lingkungan Hidup), Rianto Haryadi (Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang), dan Adhika Paramasatya (Dinas Kesehatan Kabupaten Serang) mengunjungi perajin daur ulang sampah plastik yang memproduksi berbagai jenis barang kaum hawa seperti tas, nampan, dan lain-lain. Koordinator tim 1 Iptu Tata Sutara menyatakan, Kampung Kopi mengalami banyak perubahan dibandingkan saat penilaian tahap pertama. “Penataan lingkungan sangat luar biasa. Di beberapa titik, diajak berkunjung dan mendapatkan penjelasan dari Pak Kepala Desa (menyebut Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat-red). Iya, (Kampung Kopi-red) lebih asri,” ujarnya usai meninjau Kampung Kopi. Pada penilaian tahap kedua ini, Tata melihat, Kampung Kopi telah 100 persen siap mengikuti LKBA. Kampung itu dinilai telah memenuhi kriteria perlombaan. Tim juri lainnya, Anton Susilo mengatakan, Kampung Kopi mengalami banyak perubahan. Saat ini, tong sampah telah tersedia di setiap rumah warganya. “Antusiasme dan kekompakan (warga Desa Cikolelet-red) luar biasa. Terus dipertahankan budaya lokal dan kembangkan ekonomi kreatif. Semoga bersih, aman, asri, dan nyaman,” harapnya. Menurut Ojat Darojat, penataan lingkungan Kampung Kopi didasarkan pada catatan tim juri saat penilaian tahap pertama. “Harapannya, bisa menjuarai LKBA. Saya yakin, kami bisa menjadi juara,” imbuh Ojat. Camat Cinangka Deni Firdaus yang ikut mendampingi tim juri mengaku, Kampung Kopi merupakan desa unggulan untuk Kecamatan Cinangka. Ia berharap, Kampung Kopi bisa menjadi yang terbaik dan mewakili Kecamatan Cinangka di Kabupaten Serang. “Semoga ini menjadi yang terbaik di Kabupaten Serang. Cikolelet ini merupakan desa wisata yang sudah viral. Berkat kekompakan warga di bawah pimpinan Pak Ojat (Kepala Desa Cikolelet-red), menjadi yang terbaik,” tandasnya. (fdr/don/ira)
Kampung Kopi, Kawasan Desa Wisata nan Asri
Jumat 06-12-2019,03:12 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-04-2026,22:45 WIB
‘Wartawan Bea Cukai’ Sasar Warung Kelontong
Rabu 15-04-2026,22:05 WIB
Polsek Cisoka Gencarkan Program Warung Bhabinkamtibmas
Rabu 15-04-2026,22:05 WIB
Dindikbud Janji Tekan Angka Anak Tak Sekolah
Rabu 15-04-2026,22:33 WIB
Belanja Pegawai Pemkot Serang Masih Membengkak
Rabu 15-04-2026,22:47 WIB
Tingkatkan PAD, Samsat Cikokol Gelar Razia PKB
Terkini
Kamis 16-04-2026,17:28 WIB
Disdik Kota Tangerang Pastikan Kesiapan SPMB 2026, Pelaksanaan SPMB Dilakukan Daring
Kamis 16-04-2026,17:26 WIB
SDN Tanah Tinggi 9 Tangerang: Sinergi Orang Tua dan Sekolah, Kunci Utama Pendidikan
Kamis 16-04-2026,17:23 WIB
Melihat Keseruan Kiko Goes to School di SDN Tangerang 14, Tanamkan Karakter dan Kepedulian Sejak Dini
Kamis 16-04-2026,17:20 WIB
SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama
Rabu 15-04-2026,22:47 WIB