PAMULANG-Kondisi Kali Darusalam, di Kelurahan Kedaung, Pamulang, memprihatinkan. Saat kemarau datang, kali ini dipenuhi sampah berserakan. Warga pun geram dengan keadaan ini. Bahkan, ada pihak yang memasang spanduk di bantaran kali itu yang isinya mendoakan pembuang sampah ke kali, meninggal dunia. Warga sekitar tak mengetahui, siapa yang memasang spanduk yang berisi mendoakan kematian pada pembuang sampah ini. Keberadaan spanduk ini, disebabkan karena seringnya warga buang sampah kali Darusalam. Dari itulah, tepat di bantaran kali yang berada di RT 6/15 ada spanduk dengan tulisan "Ya Allah cabut nyawaanya yang membuang sampah di tempat ini". Lurah Kedaung Muhammad Sarwo Edy mengatakan, kali Darussalam merupakan daerah aliran sungai. Normalisasi sepanjang Kali Darusalam akan segera dilakukan. Karena sungai yang mengalami pendangkalan dan banyak sampai yang kerap mengganggu aliran air yang mengalir dari Situ Sasak Tinggi menuju bekas pabrik garam sepnjang 1,5 km. "Normalisasi ini supaya air dapat berjalan lancar dan sekarang tersumbat sampah dari rumah tangga," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (12/6). Sarwo menambahkan, normalisasi akan dilakukan mulai bulan depan dan surat sudah turun dari Dinas Pekerajaan Umum (DPU) Kota Tangsel. Nantinya, kali akan dikeruk hingga kedalaman mencapai dua meter, sehingga air dapat mengalir dengan lancar. Manfaat sungai Darusalam bagi warga sekitar sebagai saluran pembuangan limbah rumah tangga. "Kantor kelurahan Kedung juga limbahnya dibuang ke kali Darusalam," tambahnya. Pria ramah ini menjelaskan, warga kerap membuang sampah dari Jalan Aria Putra yang tidak juh dari kantor Kelurahan Kedaung. Warga membuang sampah ke kali biasanya sambil mengendarai motor dan melemparnya. Menurutnya, warga sudah sering diimbau tidak didengar warga. Untuk mengatasi maslaah sampah itu, kelurahan sudah pernah mengusulkan penempatan bak sampah di sekitar kali itu. Namun, lantaran tidak ada tempat warga menolak. "Warga menolak karena tidak ada lokasi untuk tempat bak sampah. Kalau ada bak sampah, berarti sampah di sana bisa dua hari. Jadi warga mengkhawatirkan bau sampahnya," tutupnya. (bud/esa)
Buang Sampah di Kali Didoakan Mati
Selasa 13-06-2017,08:38 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 03-09-2026,08:28 WIB
ShopeePay Dukung Adopsi QRIS Nasional, Hadirkan Pasti Cashback Saldo hingga Rp100.000 untuk Pengguna
Kamis 03-09-2026,19:55 WIB
Program RTLH Menurun, Pemprov Andalkan Dana Bantuan
Kamis 03-09-2026,20:11 WIB
TPP PPPK Naik 15 Persen, Kinerja ASN Digenjot
Kamis 03-09-2026,20:08 WIB
Pemkot Bakal Gelar Uji Emisi Kendaraan, Upaya Pengendalian Pencemaran Udara di Kota Tangerang
Kamis 03-09-2026,15:30 WIB
ARYADUTA Country Club Hadirkan Tennis Coaching Clinic Bersama Coach Wibowo Hadishubroto
Terkini
Kamis 03-09-2026,22:10 WIB
Pohon Kedondong Tumbang Tewaskan 1 Anak, Pemkab Gerak Cepat
Kamis 03-09-2026,22:09 WIB
UPT Pajak Daerah Wilayah 3 Rajeg Sisir Umbul-Umbul Penunggak Pajak
Kamis 03-09-2026,22:06 WIB
Gunakan Fasos Fasum, Puluhan Lapak di Kutabaru Terancam Dibongkar
Kamis 03-09-2026,21:26 WIB
Dunia Sepak Bola Berduka, Coach Iwan Setiawan Tutup Usia
Kamis 03-09-2026,21:23 WIB