TIGARAKSA – Seleksi kota sehat di seluruh kabupaten/kota sudah berkunjung ke pemerintah daerah salah satunya melakukan penilaian. Berbagai program strategis Pemkab Tangerang mengenai kebersihan dan lingkungan dipaparkan. Mulai dari sanitasi sekolah (Sanisek), sanitasi pondok pesantren (Sanitren), kurangi sampah kantor (kurasakan), kurangi sampah sekolah kita (kurasaki) hingga gerakan bersama rakyat berantas kawasan kumuh dan miskin (Gebrak Pak Kumis). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, program unggulan sudah tertuang di Rencana Pembanguan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada 2019 hingga 2023. Sehingga, mewujdukan kabupaten sehat menjadi program prioritas pemerintah dearah sampai lima tahun mendatang. “Kiat fokus pada peningkatan kesehatan warga dengan ada beberapa kegiatan diantaranya, Sanitren hingga Sanisek. Kalau Gebrak Pakumis ditambah plusnya, artinya, sampai lima tahun ke depan berfokus pada pembangunan wilayah bukan saja rehab rumah,” tuturnya dihadapan panitia kota sehat Kemenkes RI di Ruang Rapat Wareng, Kamis (3/10). Maesyal menegaskan, pada visi dan misi Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar pada periode keduanya lebih banyak terkait dengan peningkatan kesehatan warga. Serta, membangun kawasan yang tumbuh secara ekonomi dan mandiri. “Mewujudkan Tangerang yang sehat, cerdas, religius dan sejahtera menjadi fokus kinerja Pemkab Tangerang hingga lima tahun kedepan,” kata pria yang akrab disapa Rudi Maesyal. Ia mengungkapkan, program unggulan Pemkab Tangerang, mendapat sambutan dan antusias publik baik di daerah maupun tingkat nasional. Kata Maesyal, hampir setiap minggu selalu ada undangan kepada bupati untuk turut memeberikan paparan mengenai program unggulan Pemkab Tangerang. Measyal mengungkapkan, Pemkab Tangerang sudah mendapatkan predikat Swasti Saba Padapa serta Wiwerda. Adapun, untuk tahun ini, Pemkab optimis menargetkan untuk meraih penghargaan Swasti Saba Wistara. “Terpenting untuk Kabupaten Tangerang berdasarkan amanah dari Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati adalah bagaimana caranya agar warga dapat hidup sehat dan pintar,” tegasnya. Menanggapi, ketua tim kabupaten/kota sehat, Trisno Subarkah mengatakan, predikat Swasti Saba Wistara merupakan penghargaan tertinggi sebagai daerah sehat. Penilaiannya dilaksanakan pada dua tahun sekali mulai dari ingkat pemantapan (padapa), pembinaan (wiwerda) dan pengembangan (wistara). “Semoga apa yang diharapkan Pemkab Tangerang untuk mendapatkan predikat Swasti Saba Wistara bisa terwujud. Nantiu, hasil penilaian akan kita umumkan kepada publik,” jelas Trisno. (rls/mg-10/mas)
Targetkan Raih Swasti Saba Wistara
Jumat 04-10-2019,03:31 WIB
Reporter : Redaksi Tangeks
Editor : Redaksi Tangeks
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 06-05-2026,18:30 WIB
Siswa SDN Larangan 4 Lebih Siap Hadapi US Dibandingkan TKA
Rabu 06-05-2026,22:17 WIB
40 Persen APBD untuk Infrastruktur, Wilayah Tangerang Utara Jadi Prioritas
Rabu 06-05-2026,13:00 WIB
Pemimpin Harus Beri Sinyal Jika Sedang Krisis, Kuliah Umum Dahlan Iskan di Universitas Paramadina
Rabu 06-05-2026,18:33 WIB
Imbauan Dindik Kabupaten Tangerang untuk Seluruh Satuan Pendidikan, Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana
Rabu 06-05-2026,16:30 WIB
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
Terkini
Rabu 06-05-2026,22:20 WIB
PT SSE Tawarkan Teknologi Jepang, Sulap Sampah Banten Jadi Energi Uap Tanpa Sisa
Rabu 06-05-2026,22:17 WIB
40 Persen APBD untuk Infrastruktur, Wilayah Tangerang Utara Jadi Prioritas
Rabu 06-05-2026,22:14 WIB
Porprov VII Banten di Kota Tangsel di Tengah Efisiensi, Cabor Tambah, Dana Menurun
Rabu 06-05-2026,22:10 WIB
Jumlah Cabor Porprov Banten 2026 Berpotensi Bertambah, Pemkot Tangsel Tunggu SK Final
Rabu 06-05-2026,22:10 WIB