BJB

Jalan Miring, Truk Pasir Terguling

Jalan Miring, Truk Pasir Terguling

Petuga mengevakuasi truk fuso yang terguling di u-turn Stasiun Rawa Buntu, Serpong. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Rawa Buntu, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kamis (5/11) subuh. Sebuah truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi B 9035 JQA berwarna oranye terguling di putaran balik (U-turn) dekat Stasiun Rawa Buntu.

Truk beroda 10 tersebut dikemudikan Awang (33), warga Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mengantuk saat melintas di lokasi kejadian.

Pengemudi truk, Awang (33), mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Saat itu, ban depan sebelah kanan truk naik ke pembatas jalan U-turn hingga menabrak portal putaran balik

"Saya ngantuk dan ban truk depan kanan naik ke pembatas jalan U-turn Stasiun Rawa Buntu, lalu truk nabrak portal U-turn," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/11).

Awang menambahkan, kondisi jalan yang miring membuat truk kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling ke sisi kiri. "Tahu-tahu gelap dan ada yang nolong. Kaki kanan sempat terjepit, tapi hanya luka ringan," tambahnya.

Menurutnya, truk tersebut mengangkut sekitar 24 meter kubik pasir dari kawasan Cilegon, Banten, yang akan dibawa menuju Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Ia mengaku bersyukur karena saat kejadian tidak ada kendaraan lain yang berada di dekat truknya. Sehingga, kendaraan yang terguling tidak sampai menimpa pengendara lain.

"Alhamdulillah truk yang saya kemudikan dan roboh ini tidak menimpa kendaraan lain," jelasnya.

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tangsel Ipda Panji Setiawan mengatakan, berdasarkan keterangan pengemudi, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena sopir mengantuk.

"Sopirnya ngantuk katanya," ujarnya.

Panji menambahkan, anggota Satlantas Polres Tangsel membantu proses evakuasi truk sekaligus mengatur kelancaran lalu lintas. Pasir yang berserakan di jalan juga dievakuasi bersama petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel dan warga sekitar menggunakan cangkul serta sekop.

Setelah sekitar empat jam proses evakuasi, truk akhirnya berhasil didirikan kembali sekitar pukul 08.30 WIB. Proses tersebut dilakukan dengan bantuan mobil derek milik Dishub Kota Tangsel.

"Kemudian truk ditarik dan dibawa ke Unit Laka Polres Tangsel untuk pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas dari arah BSD menuju Bogor mengalami kemacetan parah. Antrean kendaraan bahkan mengular hingga ITC BSD Serpong dengan jarak sekitar tiga kilometer.

Sumber: