BJB

DKBPPPA Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

DKBPPPA Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas bersama pejabat DKBPPPA dan pejabat lainnya melaksanakan zoom meeting bersama pemerintah pusat terkait kesetaraan gender, di Pendopo Bupati Serang, Selasa (3/11).--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Dinas Keluarga Beren­cana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKB­PPPA) Kabupaten Serang berko­mitmen mewujudkan kesetaraan gender dalam berbagai bidang pembangunan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mening­katkan capaian pembangunan pemberdayaan perempuan dan mendorong kenaikan peringkat Kabupaten Serang ke kategori Madya yang sebelumnya turun ke Pratama.

Komitmen tersebut akan diwu­jud­kan melalui penguatan program pemberdayaan perempuan, pe­ningkatan perlindungan ter­hadap perempuan dan anak, serta men­dorong keterlibatan perem­puan dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pengambilan kebijakan publik.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender (PP PUG) pada DKBPPPA Kabupaten Serang Andi Suriati mengatakan, program peng­arus­utamaan gender ini merupakan program dari pemerintah pusat yang setiap tahunnya penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) terkait dengan gender.

Tahun ini di Kabupaten Serang diadakan verifikasi lapangan melalui zoom meeting bersama dengan pemerintah pusat, karena dianggap masih rendah yang semula Madya turun ke Pratama.

”Mudah-mudahan ada ke­mung­kinan setelah ini dan kita meleng­kapi bentuk dokumen, yang tadi diminta pusat bisa naik lagi ke Madya terkait soal kesetara­an gender,” katanya kepada wartawan usai rapat zoom di Pendopo Bupati Serang, Selasa (3/11).

Andi mengatakan, untuk bisa menaikkan peringkat tersebut dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, or­ganisasi kemasyarakatan, pemuda dan lain sebagainya.

Dengan demikian perempuan dapat memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkontribusi dalam pem­bangunan daerah.

”Semua kegiatan yang ada di OPD bisa responsif ke kesetaraan gender, hanya saja laporan yang masuk masih rendah, mungkin karena tingkat pemahaman OPD juga masih kurang soal gender. Nanti dimasukkan data-datanya lewat aplikasi, dan nanti dinilai oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Dikatakan Andi, saat zoom mee­ting Kabupaten Serang diberi waktu dua hari untuk perbaikan soal dokumen-dokumen terkait kesetaraan gender, dan penilaian­nya akan dilakukan di 29 Desember 2026 sampai 16 Januari 2027.

”Untuk perbaikan setelah kita PL tadi dikasih waktu dua hari insyaallah bisa, mudah-mudahan setelah kita melengkapi apa yang diminta itu bisa menaikkan lagi ke Madya,” ucapnya.

Andi mengaku, kesetaraan gen­der sangat penting untuk pem­bangunan daerah, karena menjadi prasyarat utama untuk memper­cepat pertumbuhan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang Haerofiatna menambahkan, zoom dengan pemerintah pusat ini merupakan verifikasi tentang indeks pem­bangunan gender di Kabupaten Serang. 

Sejauh mana kesetaraan gender di Kabupaten Serang ini bisa ber­kembang. Karenanya diperlu­kan kerjasama dengan berbagai pihak mulai dari OPD, unsur Muspika, desa, organisasi kemasyarakatan, pemuda hingga RT RW.

Sumber: