Proyek Jalan Ramp Cikokol Capai 70 Persen
Foto udara kondisi perbaikan Jalan Teuku Umar, Kota Tangerang, Rabu (10/7).-Humas For Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Proyek peningkatan Jalan Ramp Cikokol, Kota Tangerang, memasuki tahap penting. Pekerjaan rekonstruksi yang ditujukan memperkuat struktur badan jalan itu kini telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pengerjaan di lapangan terus dikebut dengan pengecoran yang telah memasuki seluruh empat segmen jalan.
Percepatan dilakukan dengan tetap mengacu pada target dan kualitas konstruksi. Ruas tersebut memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses penghubung menuju jalur utama Jalan MH Thamrin, Cikokol, yang mengarah ke Tangerang-Serpong.
”Kami terus mengawal proyek rekonstruksi ruas jalan ini berjalan sesuai dengan target yang ada, perkembangannya sendiri sudah sangat signifikan, bahkan pengamatan lapangan terakhir sudah mencapai 70 persen dari total keseluruhan,” ujar Taufik, Rabu (7/10).
Penguatan jalan dilakukan dengan meningkatkan ketebalan struktur badan jalan hingga 30 sentimeter. Konstruksi tersebut disiapkan untuk menghadapi beban lalu lintas yang cukup tinggi, termasuk kendaraan berat yang rutin melintasi kawasan tersebut.
”Semua segmen sudah dilakukan pengecoran agar ruas jalannya mempunyai daya tahan yang memadai untuk menampung beban lalu lintas harian yang banyak dilewati kenderaan berat karena posisinya sebagai jalur penghubung ke jalur utama di Jalan MH. Thamrin Cikokol (Tangerang-Serpong),” tambahnya.
Pekerjaan Ramp Cikokol menjadi bagian dari agenda Pemkot Tangerang memperkuat jaringan jalan di tengah tingginya mobilitas kendaraan. Hingga semester pertama 2026, Dinas PUPR Kota Tangerang mencatat telah menuntaskan perbaikan 1.024 titik jalan dengan luas penanganan mencapai 34.533,8 meter persegi.
Secara keseluruhan, Pemkot Tangerang pada 2026 mengalokasikan sekitar Rp69 miliar untuk program rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis. Penanganan diprioritaskan pada ruas yang mengalami kerusakan struktural dan memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Data DPUPR per Agustus 2026 juga menunjukkan pemeliharaan jalan dilakukan berdasarkan evaluasi kondisi secara rutin. Penilaian menggunakan sistem PKRMS menjadi salah satu dasar menentukan ruas yang masuk prioritas penanganan. Dari hasil evaluasi tersebut, sekitar 16 persen ruas jalan berada dalam kondisi rusak sedang dan rusak berat.
Sementara itu, Pemkot Tangerang menargetkan tingkat kemantapan jalan tetap berada di atas 93 persen. Pemerintah daerah menyebut jaringan jalan Kota Tangerang mencakup sekitar 211 ruas dengan total panjang hampir 280 kilometer.
Dalam konteks itu, penyelesaian Ramp Cikokol diharapkan tidak sekadar memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga meningkatkan daya tahan ruas terhadap beban kendaraan serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Selama pekerjaan berlangsung, Pemkot Tangerang mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta memperhatikan kondisi sekitar proyek dan menyesuaikan kecepatan ketika melintasi area pekerjaan.
Dengan progres yang telah mencapai 70 persen dan seluruh segmen memasuki tahapan pengecoran, proyek Ramp Cikokol kini memasuki fase penyelesaian. Pemerintah daerah berharap ruas tersebut segera kembali memberikan akses yang lebih aman, nyaman, dan mampu menopang aktivitas lalu lintas di kawasan Cikokol. (mol)
Sumber:
