Job Fair Buka Akses Kerja Warga
Wali Kota Tangerang Sachrudin berbincang bersama Dwiki Alpian, pekerja dengan kebutuhan khusus yang mendapatkan kesempatan bekerja melalui Job Fair Kota Tangerang di salah satu gerai ritel kawasan Kisamaun, Pasar Lama, Rabu (30/09).-Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Mendapatkan pekerjaan menjadi salah satu langkah penting bagi warga untuk membangun kemandirian ekonomi. Dari penghasilan yang diperoleh, kebutuhan keluarga dapat dipenuhi, pendidikan anak terjaga, hingga rencana masa depan bisa disusun dengan lebih baik.
Pemerintah Kota Tangerang berupaya memperluas akses tersebut melalui Program 3G, khususnya Gampang Kerja. Salah satu instrumennya ialah Job Fair yang digelar secara rutin setiap bulan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, akses terhadap pekerjaan harus dibuat semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Menurut dia, dampak dari seseorang memperoleh pekerjaan tidak berhenti pada pekerja, tetapi turut dirasakan keluarganya.
“Saat seseorang mendapatkan pekerjaan, yang terbantu bukan hanya dirinya. Ada keluarga yang ikut merasakan manfaatnya, kebutuhan yang bisa terpenuhi, dan ada masa depan yang bisa ditata. Karena itu, kami terus membuka akses melalui Job Fair yang digelar rutin setiap bulan. Kita ingin kesempatan kerja semakin dekat dan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujar Sachrudin, Rabu (30/9).
Konsistensi penyelenggaraan Job Fair setiap bulan menjadi salah satu cara Pemkot Tangerang memperluas akses rekrutmen. Langkah tersebut juga dibarengi dengan capaian penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Kota Tangerang turun dari 5,92 persen pada 2024 menjadi 5,88 persen pada 2025. Angka tersebut berada di bawah TPT Provinsi Banten yang mencapai 6,63 persen pada 2025.
Sepanjang pelaksanaan Job Fair 2026, Pemkot Tangerang mencatat 864 warga telah terserap bekerja dari 4.219 pelamar. Angka tersebut menunjukkan bahwa forum rekrutmen langsung masih menjadi salah satu jalur yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja.
Peluang kerja juga dibuka bagi kelompok penyandang disabilitas. Salah satu penerimanya adalah Dwiki Alpian, yang memperoleh pekerjaan di sebuah gerai ritel di kawasan Kisamaun, Pasar Lama, Kota Tangerang, setelah mengikuti Job Fair.
Saat mengunjungi tempat Dwiki bekerja, Rabu (30/9), Sachrudin berpesan agar keterbatasan tidak menjadi alasan untuk berhenti mengembangkan kemampuan.
“Jangan pernah merasa minder. Kita juga punya kemampuan dan kesempatan yang sama. Tetap semangat, terus belajar, dan jangan takut mencoba,” pesan Sachrudin.
Menurut dia, kompetensi semestinya menjadi salah satu pertimbangan dalam membuka kesempatan kerja. Kondisi fisik seseorang tidak semestinya menutup akses untuk bekerja dan berkarya.
“Semua memiliki hak yang sama untuk bekerja, berkarya, dan menjadi mandiri,” ucapnya.
Bagi Dwiki, pekerjaan yang diperolehnya menjadi pijakan baru untuk hidup lebih mandiri. Ia bersyukur kesempatan tersebut datang melalui Job Fair yang diselenggarakan Pemkot Tangerang.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan bekerja di sini melalui Job Fair Kota Tangerang. Sekarang saya bisa bekerja, memiliki penghasilan dan lebih mandiri,” ujar Dwiki.
Sumber:
