BJB

ASN Didorong Kembangkan Kompetensi Berbasis Organisasi

ASN Didorong Kembangkan Kompetensi Berbasis Organisasi

Gubernur Banten, Andra Soni dalam pertemuan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (23/9). (PEMPROV BANTEN FOR TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dido­rong untuk bertransformasi dalam pengembangan kompetensi me­la­lui penerapan corporate uni­versity. Konsep ini untuk meng­ubah pa­ra­digma pengembangan kapa­sitas dari yang sebelumnya berbasis individu menjadi pem­­belajaran organisasi.

Hal itu diungkapkan Gubernur Banten, Andra Soni saat me­nang­gapi pemaparan Rancangan Per­aturan Gubernur (Pergub) ten­tang Corporate University oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pro­vinsi Ban­ten, EA Deni Her­mawan di Ruang Rapat Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (23/9).

Andra mengatakan, pengemba­­­ngan kompetensi harus memiliki keter­kaitan langsung dengan ke­butuhan organisasi dan pencapaian visi dan misi pembangunan daerah. Dengan demikian, peningkatan kapasitas ASN tidak hanya berhenti pada kemampuan individu, tetapi juga memberikan dam­pak nyata terhadap kinerja or­ganisasi dan pelayanan publik.

"Melalui corporate univer­sity, setiap perangkat daerah diharapkan dapat berko­la­borasi dalam mengidentifikasi kebutuhan kompetensi, me­nyusun pembelajaran yang sesuai dengan tantangan or­­ganisasi, serta mene­rap­­kan­nya dalam pelaksanaan tu­gas pelayanan publik," ka­tanya.

Sementara itu, Kepala BP­SDM Provinsi Banten EA Deni Hermawan menjelaskan, pe­nerapan corporate university me­rupakan respons atas kebijakan nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Kon­sep ini diarahkan untuk membangun sistem pem­be­lajaran terintegrasi yang mam­pu menjawab isu-isu strategis.

"Ada transformasi pengem­bangan kompetensi ASN di seluruh Indonesia. Para­dig­manya berubah dari yang awal­­nya berbasis individual, de­ngan adanya corporate uni­versity, basisnya menjadi pem­belajaran organisasi," ujarnya.

Deni menekankan bahwa tanggung jawab pengemba­ngan kompetensi tak lagi ha­nya dibebankan kepada BP­SDM. Seluruh perangkat daerah kini memiliki peran sebagai satu kesatuan or­ga­nisasi pem­belajar guna me­nyukseskan visi dan misi gu­bernur.

Salah satu isu strategis yang didorong melalui corporate university ini adalah perce­patan pembangunan desa. Program ini diharapkan mam­pu mendorong keterlibatan langsung ASN dalam mem­berikan pendampingan dan penguatan kapasitas desa di Banten.

"Sesuai arahan Gubernur, kami ingin ada akselerasi terhadap desa-desa di Banten dan mengoptimalkan peran ASN di sekitarnya. Konsep ini sedang kami matangkan menjadi sebuah laboratorium pembelajaran sekaligus ben­tuk pengabdian kepada ma­syarakat," jelasnya.

Sebagai langkah konkret, corporate university Pemprov Banten rencananya akan diluncurkan pada 8 Oktober 2026 mendatang.

"Peluncuran ini akan men­jadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten," paparnya. (mam)

Sumber: