Lintas Sektoral Diminta Tangani Kenakalan Remaja
Pejabat Pemkab Serang bersama Forkopimda sedang melakukan rapat di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta lintas sektoral ikut serta membantu dalam menangani kenakalan remaja dan perbuatan asusila yang kini tengah marak terjadi di Kabupaten Serang.
Sebab pemerintah daerah tidak bisa menangani perbuatan tersebut sendirian, perlu bersama-sama dengan lintas sektor mulai dari TNI Polri, elemen masyarakat, tokoh agama, dan lain sebagainya.
"Tentu ini harus lintas sektoral, kita bisa bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat, TNI Polri, dan lainnya, tidak hanya pemerintah daerah saja karena pemerintah ini kan juga terbatas," katanya kepada wartawan usai rapat Forkopimda di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9).
Zakiyah mengimbau seluruh elemen masyarakat mulai dari MUI, tokoh-tokoh masyarakat, pemuda, serta TNI Polri, bekerja bersama-sama melihat situasi dan kondisi di lingkungan sekitarnya.
Apabila ditemukan kejadian yang tidak menyenangkan seperti kenakalan remaja, hingga perbuatan asusila yaitu pelecehan seksual pada anak maupun perempuan, segera bertindak untuk laporkan ke pihak yang berwenang.
"Sehingga kita bisa meminimalisir segala kemungkinan atau kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan," ujarnya.
Zakiyah meyakini bahwa masih banyak kasus perbuatan tidak menyenangkan yang terjadi di Kabupaten Serang, namun mereka yang menjadi korbannya kebanyakan tidak mau malaporkan atas kejadian yang menimpanya.
Ketidakmauan melapor ini dikarenakan adanya ancaman pelaku. Namun ia menegaskan bahwa korban tidak perlu takut untuk melaporkan kejadian-kejadian yang merugikan sebab dirinya akan dilindungi.
"Saya rasa mungkin ada satu dua kasus yang sebenarnya dia mengetahui, namun kadang sebagai korban itu tidak mau speak up atas apa yang sudah terjadi dalam dirinya. Tapi saya rasa saat ini banyak yang sudah berani speak up, agar tersangka yang melakukannya tidak melakukan hal yang sama kepada calon korban-korban yang lainnya," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, dalam meminimalisir perbuatan kenakalan remaja dan perbuatan asusila, tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah.
Sehingga perlu adanya dukungan dari semua pihak lintas sektoral, untuk ikut serta membantu dengan berbagai upaya yang dilakukan, mulai dari sosialisasi, berperan aktif mengawasi lingkungan sekitarnya, hingga melaporkan apabila ada dugaan kenakalan remaja dan perbuatan asusila.
"Kita perlu bekerjasama dalam meminimalisir potensi kenakalan remaja dan perbuatan asusila, karena keduanya perbuatan yang melanggar dan perlu ada upaya penanganannya," katanya. (agm)
Sumber:
