BJB

Utamakan Keselamatan, Perbasi Tutup Lapangan Basket Ahmad Yani

Utamakan Keselamatan, Perbasi Tutup Lapangan Basket Ahmad Yani

DITUTUP: Lapangan basket di Alun-Alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, ditutup sementara sebagai langkah antisipasi potensi paparan abu vulkanik, Selasa (8/9). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Aktivitas olahraga di lapangan basket Alun-Alun Ahmad Yani, Kota Tangerang, dihentikan sementara. Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang menutup fasilitas olahraga luar ruang tersebut mulai Selasa (8/9) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik.

Keputusan itu diambil karena aktivitas basket dinilai sulit dilakukan dengan menggunakan masker secara optimal. Olahraga dengan intensitas tinggi membutuhkan pernapasan lebih leluasa, sementara masker menjadi salah satu perlindungan yang dianjurkan ketika terdapat paparan abu vulkanik.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tange­rang sekaligus Ketua Perbasi Kota Tangerang, Andri S. Permana, mengatakan keselamatan pengguna menjadi pertimbangan utama dalam penutupan sementara tersebut.

“Kami dari Perbasi Kota Tangerang berinisiatif melakukan penutupan sementara fasilitas olahraga bola basket luar ruang yang ada di lapangan Alun-Alun Ahmad Yani. Karena bagi kami, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujar Andri kepada Tangerang Ekspres, Selasa (8/9).

Menurut Andri, penggunaan masker sulit diterapkan selama pertandingan basket berlangsung. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan Perbasi untuk menghentikan sementara aktivitas di lapangan terbuka tersebut.

“Basket menjadi salah satu cabang olahraga yang permainannya tidak bisa kita mainkan dengan menggunakan masker. Jadi, protokol kesehatan yang hari ini disosialisasikan oleh pemerintah sejatinya tidak bisa kita aplikasikan pada saat kita melakukan kegiatan olahraga bola basket,” katanya.

Penutupan diberlakukan hingga kondisi dinilai aman. Perbasi masih memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menunggu arahan dari pemerintah maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

“Dimulai dari hari ini sampai selama status belum berubah. Kita masih di siaga 3 terkait aktivitas Anak Gunung Krakatau. Kita masih memantau dan sama-sama mencermati perkembangan situasi,” ujarnya.

Andri memastikan lapangan akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan normal dan aman untuk digunakan masyarakat.

“Apabila situasinya sudah kembali normal, kita akan sesegera mungkin membuka lapangan basket yang ada di Alun-Alun Ahmad Yani,” katanya.

Penutupan tersebut berdampak pada aktivitas olahraga warga yang selama ini memanfaatkan lapangan Ahmad Yani. Menurut Andri, lapangan tersebut digunakan masyarakat sejak pagi hingga malam, bahkan hingga tengah malam.

“Basket ini kan menjadi olahraga yang memasyarakat. Ini terbukti lapangan Ahmad Yani menjadi salah satu spot yang paling digemari. Yang main basket dari berbagai macam latar belakang, berbagai macam usia,” tuturnya.

Meski berdampak terhadap aktivitas warga, Perbasi memilih langkah pencegahan dengan menghentikan sementara kegiatan di lapangan terbuka. Andri mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi dan menyesuaikan kebijakan berdasarkan situasi serta arahan pemerintah.

“Kita akan tetap terus memantau. Saya rasa dampaknya nanti bisa semakin banyak yang terdampak apabila kita tidak mengambil langkah untuk menutup sementara sambil kita memantau dan memonitor perkembangan yang ada di Anak Gunung Krakatau,” ujarnya.

Sumber: