BJB

SMP PGRI 2 Ciledug Juara 3 Kompetisi Robotik di Thailand

SMP PGRI 2 Ciledug Juara 3 Kompetisi Robotik  di Thailand

Guru pendamping Sains dan Teknologi SMP PGRI 2 Ciledug, Encep Abdussalam bersama perwakilan tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug.(Dok. SMP PGRI 2 Ciledug)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kota Tangerang. Tim robotik SMP PGRI 2 Ciledug sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional setelah berhasil mem­­boyong dua penghargaan sekaligus dalam ajang kompetisi robotik tingkat inter­nasional di Thailand, yang digelar pada Agus­tus 2026 ini.

Guru pendamping Sains dan Teknologi SMP PGRI 2 Ciledug, Encep Abdussalam, mengungkapkan, dalam kompetisi tersebut, tim sekolahnya sukses meraih Juara 3 dan Juara Harapan 1.

”Alhamdulillah, kemarin di Thailand kita pulang membawa piala dua-duanya. Kalau di Thailand Runner up 2, kalau bahasa kita itu juara runner up 2 itu juara 3. Walaupun target kita sebenarnya adalah juara pertama atau mendapatkan emas, tapi pencapaian ini tetap luar biasa bagi anak-anak,” ungkap Encep saat ditemui, Selasa, 1 September 2026.

Ia menyebut, keberhasilan para peserta didiknya itu bukanlah instan, melainkan buah dari proses panjang dan berjenjang. 

Encep memaparkan, para siswa harus me­lalui tiga tahap kompetisi sebelum mengin­jakkan kaki di panggung internasional. Para peserta didiknya hari melewati kompetisi di tingkat regional, yaitu kompetisi antar­provinsi. Kala itu, SMP PGRI 2 Ciledug yang mewakili Provinsi Banten dalam tahap final dipertemukan dengan DKI Jakarta, di mana SMP PGRI 2 Ciledug meloloskan dua tim andalan yakni, Tim Autobot dan Tim Precious (P2C). 

”Keduanya tim kami berhasil menyabet Juara 2 dan Juara 3 waktu di tingkat regional,” kata Encep.

Kemudian maju di tingkat Nasional yang digelar di Bandung pada April 2026. Dalam ajang tingkat nasional tersebut memper­temukan tim terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. 

”Di tingkat nasional kami mengirimkan tiga tim dan sukses memborong dua trofi Juara 2 serta satu trofi Juara 3,” ujarnya lagi.

Dari hasil gemilang di tingkat nasional, SMP PGRI 2 Ciledug berhak mengirimkan tiga tim ke Thailand. Namun, karena kendala teknis, hanya dua tim yang diberangkatkan dan sukses menyabet gelar juara.

”Dua tim yang berlaga di Thailand itu adalah tim Autobot meraih Juara 3, serta tim Precious (P2C) yang sukses mengamankan posisi Juara Harapan 1,” ujarnya.

Encep menambahkan, keberhasilan ini hasil kolaborasi yang solid antara pihak sekolah, komite, dan para orang tua murid. Mengingat kebutuhan fasilitas robotik yang cukup spesifik, pembiayaan kompetisi didukung melalui alokasi dana khusus serta swadaya positif dari orang tua siswa yang antusias mendampingi perkembangan anak-anaknya.

Ia berharap, prestasi tim robotik SMP PGRI 2 Ciledug dapat terus meningkat, menembus target tertinggi sebagai Gold Winner di kancah global, serta terus mendapat dukungan fasilitas yang memadai untuk melahirkan inovator-inovator muda masa depan.

”Karena sampai hari ini kita belum puas dengan mendapatkan juara 2 dan 3. Kita targetnya itu memang juara satu, mendapatkan gold winner. Dan diharapkan orang tua terus memberikan dukungan penuh dalam tumbuh kembang dan prestasi anaknya ini,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu siswa SMP GRI 2 Ciledug, Imade Sandra Wijanarko mengatakan, prestasi yang diraihnya tentu tidak diraih secara instan. Sejak duduk dibangku sekolah dasar ia sudah hobi pada dunia robotik bermula dari kegemarannya bermain Lego serta kebiasaannya membongkar pasang perangkat keras komputer dan laptop. Hobi ini turut dipengaruhi oleh sang kakak yang juga gemar mengoprek perangkat elektronik.

Sumber: