BJB

Semangat Kecamatan Legok Sambut HUT RI, Gencarkan Program Jemput Bola Adminduk

Semangat Kecamatan Legok Sambut HUT RI, Gencarkan Program Jemput Bola Adminduk

JEMPUT BOLA: Staf Kecamatan Legok melakukan jemput bola dalam membuatkan administrasi kependudukan untuk warga yang belum memilikinya.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEGOK — Kecamatan Legok te­rus berkomitmen memberikan pelayanan administrasi kepen­dudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Memasuki Agustus 2026, pemerintah kecamatan kembali menyiapkan program pelayanan secara door to door untuk menyasar warga yang be­lum memiliki dokumen adminis­trasi kependudukan, seperti e-KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Program tersebut menjadi ba­gian dari upaya Kecamatan Legok dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, pelayanan jemput bola tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengalami kendala untuk datang langsung ke kantor keca­matan.

Camat Legok M. Yusuf Fachroji mengatakan, pelayanan admi­nistrasi kependudukan meru­pakan salah satu pelayanan dasar yang harus terus didekatkan ke­pada masyarakat. “Di bulan Agustus ini kami akan kembali melakukan pelayanan secara door to door. Kami akan menyasar masyarakat yang me­mang belum memiliki adminis­trasi kependudukan, khususnya e-KTP dan KIA,” ujar Yusuf, Rabu 12 Agustus 2026.

Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan karena berbagai kondisi. Di antaranya orang tua, lanjut usia (lansia), maupun warga yang sedang sakit sehingga kesulitan untuk datang ke kantor pelayanan.

“Biasanya yang menjadi kendala adalah masyarakat yang sudah lanjut usia atau orang tua. Ada juga warga yang sedang sakit se­hingga tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor kecamatan,” katanya.

Karena itu, Kecamatan Legok berupaya menghadirkan petugas langsung ke rumah warga. Dengan pelayanan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ken­dala jarak maupun kondisi yang membuat mereka kesulitan men­datangi tempat pelayanan.

“Kami ingin pelayanan peme­rintah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kalau masyarakat tidak bisa datang karena kondisi tertentu, maka petugas yang harus datang ke masyarakat,” jelasnya.

Yusuf menambahkan, program door to door juga menjadi langkah untuk memastikan administrasi kependudukan masyarakat di wilayah Kecamatan Legok sema­kin lengkap dan tertib.

“Kami berharap masyarakat yang sampai saat ini belum me­miliki e-KTP maupun KIA bisa segera mendapatkan dokumen tersebut. Jangan sampai ada warga yang belum memiliki administrasi kependudukan hanya karena terkendala untuk datang ke tem­pat pelayanan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila masih terdapat keluarga, tetangga, lansia, maupun warga yang sedang sakit dan belum me­miliki dokumen kependu­dukan.

“Kalau ada warga yang belum memiliki dokumen kependu­dukan, silakan disampaikan ke­pada pemerintah desa atau kelu­rahan. Nanti kami akan ber­koor­dinasi agar bisa mendapatkan pelayanan,” tuturnya.

Menurutnya, kelengkapan ad­ministrasi kependudukan sangat penting karena berbagai pela­yanan publik membutuhkan dokumen kependudukan sebagai salah satu persyaratan.

“Administrasi kependudukan ini sangat penting. Dokumen seperti e-KTP dan KIA menjadi bagian dari identitas masyarakat dan dibutuhkan untuk berbagai keperluan pelayanan publik,” katanya.

Ia berharap, momentum HUT ke-81 RI dapat menjadi semangat bagi Kecamatan Legok untuk terus meningkatkan kualitas pe­layanan kepada masyarakat.

Sumber: