Inovasi KDMP Desa Sarakan, Dari Klinik Gratis hingga Koperasi Keliling
RAMAH: KDMP Desa Sarakan Sepatan hadirkan inovasi Koperasi Keliling (KOPLING), klinik kesehatan gratis untuk anggota, hingga sembako murah.-Zakky Adnan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SEPATAN — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sarakan, Kecamatan SEPATAN, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Sejak resmi berbadan hukum pada 7 Juni 2025 dan menggelar mockup serentak pada Juli 2025, koperasi ini kini telah menaungi setidaknya 418 anggota.
Pengelola KDMP Desa Sarakan Iis Sumarni mengungkapkan, koperasi yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada unit usaha komersial, tetapi juga mengedepankan aspek sosial bagi anggotanya.
Salah satu keunggulan utama KDMP Desa Sarakan yang jarang ditemukan di kawasan Pantura Kabupaten Tangerang adalah hadirnya fasilitas Klinik Desa dan Apotek Desa yang bekerja sama dengan Kimia Farma. Lebih dari sekadar fasilitas fisik, layanan kesehatan ini bisa diakses secara cuma-cuma oleh anggota.
"Klinik desa kita sudah jalan dan itu gratis untuk anggota yang mau berobat atau kontrol. Pemeriksaan seperti tensi, cek gula darah dan kolesterol tidak dipungut biaya. Obat-obatannya pun kami dapatkan dukungan dari Kementerian Koperasi," ujar Iis Sumarni yang juga berlatar belakang sebagai tenaga kesehatan (nakes) saat ditemui, Selasa (11/8).
Selain layanan kesehatan, KDMP Desa Sarakan mengoperasikan Gerai Sembako yang menyediakan kebutuhan pokok bersubsidi hasil kerja sama dengan Bulog, seperti beras dan minyak goreng.
Untuk anggota, harga barang dibanderol lebih murah dibanding harga pasar. Sementara untuk masyarakat umum, harga tetap kompetitif dengan selisih tipis.
KDMP Desa Sarakan yang berlokasi di Puskagro Dinas Pertanian, Jalan Raya Pakuhaji, Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, mengintegrasikan berbagai jenis usaha di satu area tersentralisasi.
Unit usaha yang dikembangkan meliputi layanan keuangan yang saat ini fokus pada unit simpanan. Pengelolaan sapi, kambing, serta budidaya lele sistem bioflok di bagian belakang kantor yang dikelola langsung oleh anggota. Kemitraan dengan Bank Mandiri untuk transaksi setor dan tarik tunai. Kedai kopi (warkop) serta layanan jual beli emas. Jam operasional koperasi berlangsung pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, setiap Senin hingga Sabtu.
Guna mempermudah jangkauan warga yang jauh dari lokasi pusat, KDMP Desa Sarakan meluncurkan program inovatif bertajuk KOPLING (Koperasi Keliling).
Menggunakan kendaraan roda tiga (Viar), tim koperasi membawa komoditas sembako, minyak, hingga gas LPG langsung ke pemukiman warga di tingkat RT setiap akhir pekan (weekend).
"Antusiasme warga luar biasa. Dagangan seperti gas dan minyak sering kali ludes. KOPLING ini jadi solusi jemput bola agar masyarakat tetap bisa menikmati harga sembako terjangkau tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor," tambah Iis.
Menghadapi tantangan pasokan barang seperti ketersediaan gas LPG 3 kg yang saat ini masih berstatus sub-pangkalan, KDMP Desa Sarakan merancang strategi ekspansi kemitraan. Koperasi berencana menjadi pemasok utama (supplier) barang modal bagi warung-warung milik anggota.
Bagi warung yang membutuhkan permodalan tunai, koperasi siap memfasilitasi akses permodalan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) UMKM.
Sumber:

