BJB

PSM Kota Tangerang Siap Perkuat Pelayanan Sosial

PSM Kota Tangerang Siap Perkuat Pelayanan Sosial

Wali Kota Tangerang Sachrudin melantik kepengurusan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Tangerang, di Gedung Tangerang Convention Center, Kamis (6/8). -Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres -

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang mengukuhkan kepengurusan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Tangerang periode 2026-2031 di Gedung Tangerang Convention Center, Kamis (6/8). Pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi pelayanan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan IPSM merupakan wadah yang menghimpun para PSM untuk mem­perkuat koordinasi, komunikasi, serta bertukar gagasan dalam menjalankan tu­gas-­tugas sosial di tengah masyarakat.

"Hari ini kita melakukan pelantikan dan pengukuhan pe­ngurus IPSM Kota Tangerang. IPSM ini merupakan wadah berkumpulnya para Pekerja Sosial Masyarakat yang berfungsi sebagai koordinator se­kaligus tempat bertukar pi­kir­an antar-PSM di Kota Tange­rang," ujarnya, Kamis (6/8).

Menurutnya, pemerintah ti­dak dapat bekerja sendiri da­lam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan ber­bagai elemen, termasuk PSM dan IPSM, menjadi bagian pen­ting dalam mewujudkan Kota Tangerang yang semakin peduli terhadap persoalan sosial.

"Pemerintah tidak bisa sendirian. Kita mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ber­partisipasi dan berperan membangun kota ini, termasuk PSM dan IPSM. Kami memberikan perhatian dalam bentuk insentif serta jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi para PSM untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan kepedulian sosial kepada masyarakat," katanya.

Ia mengungkapkan, kesejahteraan PSM terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Insentif yang semula hanya Rp100 ribu per bulan kini telah naik menjadi Rp500 ribu. Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang juga menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh PSM sebagai bentuk perlindungan sekaligus apresiasi atas pengabdian mereka.

"Dari tahun ke tahun kesejahteraan mereka terus kita tingkatkan. Insentifnya meningkat dari Rp100 ribu, kemudian Rp150 ribu, Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. Selain itu, premi BPJS Ketenagakerjaan juga dibayarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang agar mereka semakin semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sachrudin juga mengapresiasi besarnya peran perempuan dalam kegiatan sosial. Sekitar 80 persen anggota PSM di Kota Tangerang merupakan perempuan yang dinilai memiliki kemampuan membangun ko­munikasi dengan ma­syarakat secara lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menjelaskan pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi seluruh PSM di Kota Tangerang. Pengukuhan pengurus IPSM dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang dan turut dihadiri Ketua IPSM Pro­vinsi Banten.

"Ini pelantikan dan pengukuhan IPSM Kota Tangerang periode 2026 sampai 2031. Hari ini juga dihadiri IPSM Pro­vinsi dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Pak Wali Kota Tangerang," katanya.

Menurut Acep, peran PSM tidak hanya memberikan pelayanan kesejahteraan sosial, tetapi juga aktif membantu pemerintah saat terjadi keadaan darurat, termasuk dalam penanganan bencana.

"Selain melakukan pelayanan terkait sosial dan kesejahteraan masyarakat, teman-­teman PSM juga terjun langsung ketika terjadi bencana untuk membantu penanganannya," ujarnya.

Acep menyebutkan, saat ini jumlah PSM di Kota Tangerang sebanyak 979 orang, berkurang dari sebelumnya 987 orang karena ada anggota yang meninggal dunia maupun mengundurkan diri.

Ia menambahkan, proses pe­rekrutan anggota baru dilakukan secara berjenjang se­suai ketentuan Kementerian Sosial, dimulai dari usulan IPSM tingkat kelurahan hingga ditetapkan di tingkat kota.

Sumber: