Reses, Deden Juardi Banyak Terima Aspirasi Infrastruktur
Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi Golkar, Deden Juardi (tengah) memberikan sambutan saat reses di RW 04, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Permasalahan drainase lingkungan, perbaikan jalan, hingga kebutuhan program bedah rumah menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Tangsel di RW 04, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.
Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi Golkar Deden Juardi mengatakan, lokasi reses sengaja dipilih di kawasan RW 04 karena merupakan salah satu wilayah yang berada di pusat pemerintahan sehingga diharapkan terus mengalami peningkatan pembangunan.
"Ini kegiatan reses DPRD tahun sidang 2025-2026. Saya sengaja memilih lokasi di RW 04 karena ini merupakan kawasan pusat pemerintahan yang harus terus terlihat perkembangan dan perubahannya," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Minggu (2/8).
Deden menambahkan, berbagai usulan masyarakat didominasi persoalan infrastruktur lingkungan. Selain perbaikan saluran air dan jalan lingkungan, warga juga mengusulkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Masukan dari masyarakat tadi berkaitan dengan irigasi atau saluran air lingkungan, bedah rumah, kemudian pengaspalan jalan lingkungan. Itu yang paling dominan," tambahnya.
Seluruh aspirasi yang disampaikan warga, akan dihimpun dan diprioritaskan berdasarkan tingkat urgensinya. Usulan yang dinilai paling mendesak akan diusulkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
"Nanti seluruh aspirasi akan kami kelompokkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sedapat mungkin setiap RT mendapatkan pembangunan fisik sesuai kebutuhannya. Yang paling mendesak akan kami dorong menjadi prioritas," jelasnya.
Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Ciputat secara umum masih berkaitan dengan persoalan klasik perkotaan, seperti banjir, pengelolaan sampah, hingga kebutuhan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni.
"Kalau melihat kondisi di Kecamatan Ciputat, persoalan yang masih menjadi prioritas adalah banjir, sampah, dan masih adanya rumah warga yang perlu mendapat bantuan perbaikan," tutupnya. (bud/esa)
Sumber:

