BJB

Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Gencarkan Program Jemput Bola

Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Gencarkan Program Jemput Bola

JEMPUT BOLA: Camat Legok M. Yusuf Fachroji meminta kepada seluruh pegawai, pemerintah Desa dan Kelurahan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.(Randy/Tangerang Ekspes)--

TANGERANGEKSPRES.ID, LEGOK — Kecamatan Legok te­rus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat guna memastikan seluruh ke­butuhan administrasi dapat ter­penuhi secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen peme­rintah dalam memberikan pela­yanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih, setiap harinya kantor Kecamatan Legok melayani ber­bagai kebutuhan administrasi kependudukan, mulai dari pem­buatan kartu keluarga, kartu iden­titas anak (KIA), perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), hingga berbagai ke­per­luan administrasi lainnya.

Camat Legok M. Yusuf Fachroji mengatakan, bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu prioritas utama yang harus dijalankan oleh seluruh aparatur pemerintahan, baik di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan.

“Kami terus berupaya mem­berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Setiap warga yang datang harus mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan sesuai dengan prose­dur yang berlaku. Hal ini menjadi komitmen kami dalam mening­katkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Legok,” ujar Yusuf kepada Tangerang Ekspres, Senin 3 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, tingginya akti­vitas pelayanan administrasi ke­pendudukan di Kecamatan Legok menjadi tantangan tersen­diri bagi para petugas. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk bekerja secara maksimal agar masyarakat tidak mengalami ke­sulitan dalam mengurus do­kumen yang dibutuhkan.

“Kami memahami bahwa do­kumen kependudukan merupa­kan kebutuhan penting bagi ma­syarakat. Oleh sebab itu, kami berupaya memberikan pelayanan secara optimal agar seluruh ke­butuhan warga dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Yusuf menegaskan, bahwa ke­berhasilan pelayanan publik tidak hanya bergantung pada keca­matan, tetapi juga harus didukung oleh pemerintah desa dan kelu­rahan yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

“Kami meminta seluruh peme­rintah desa dan kelurahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Aparatur pemerintah harus hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan administrasi yang diperlukan warga,” ungkapnya.

Ia juga menekankan, pentingnya pelaksanaan program jemput bola sebagai upaya memper­mu­dah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependu­duk­an.

“Program jemput bola harus terus dijalankan karena tidak se­mua masyarakat memiliki ke­sempatan untuk datang langsung ke kantor kecamatan. Dengan mendatangi masyarakat secara langsung, pelayanan menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih efektif,” tuturnya.

Menurut Yusuf, pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari ke­cepatan penyelesaian dokumen, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja apa­ratur pemerintah. “Kami ingin masyarakat benar-benar mera­sakan manfaat dari pelayanan yang diberikan. Ke­puasan masya­rakat menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur ke­berhasilan pelayan­an publik yang kami lakukan,” kata­nya.

Yusuf berharap, seluruh masya­rakat di wilayah Kecamatan Legok dapat memiliki dokumen kepen­dudukan yang lengkap dan sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami memiliki target agar se­luruh warga, mulai dari anak-anak hingga mereka yang telah berusia 17 tahun, memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, baik itu kartu keluarga, kartu identitas anak, maupun e-KTP. Dengan demikian, masyarakat akan lebih mudah memperoleh berbagai layanan publik lainnya,” ungkapnya.(ran)

Sumber: