CFD Ramai, Benyamin Wacanakan Car Free Night
Warga melakukan olahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (CFD) di kawasan BSD, Serpong, Minggu, 2 Agustus pagi. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Antusiasme masyarakat mengikuti Car Free Day (CFD) di Kota Tangsel terus meningkat. Melihat tingginya partisipasi warga, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mewacanakan penyelenggaraan Car Free Night (CFN) sebagai ruang publik baru yang dapat dinikmati masyarakat pada malam hari.
CFD yang digelar di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Minggu (2/8) berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan rutin setiap Minggu pertama setiap bulan itu dipusatkan di ruas jalan mulai dari lampu merah German Centre hingga putaran balik ITC BSD.
Ribuan warga memanfaatkan CFD untuk berolahraga, berjalan santai bersama keluarga, bersepeda, hingga menikmati kuliner dan produk UMKM yang berjejer di sepanjang kawasan tersebut.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi dasar munculnya gagasan menghadirkan Car Free Night di Kota Tangsel.
"Kita bikin Car Free Night. Nampaknya antusias warga Tangsel terhadap Car Free Day cukup bagus. Jangan hanya siang saja, nanti kita adakan Car Free Night," ujarnya, Minggu (2/8).
Menurut Benyamin, ruang publik harus dimanfaatkan secara maksimal agar menjadi tempat interaksi masyarakat sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
Selain itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Tangsel sesuai visi pembangunan daerah yang mengusung konsep cerdas, modern, dan religius.
"Yuk Tangsel kita bangun terus, kita jadikan Tangerang Selatan yang sesuai dengan moto pembangunannya, cerdas, modern, dan religius," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pemkot Tangsel menyediakan tempat pemilahan sampah organik dan anorganik serta mengajak masyarakat membiasakan membuang sampah pada tempatnya.
"Silakan kalau ada yang mau buang sampah, sudah kami sediakan tempatnya. Mari kita biasakan tidak membuang sampah sembarangan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Mohamad Ervin Ardani mengatakan, Pemkot berencana memperluas penyelenggaraan CFD ke tujuh kecamatan secara bertahap.
Menurutnya, kawasan CFD tidak hanya menjadi lokasi olahraga, tetapi juga akan dikembangkan sebagai pusat pelayanan publik, promosi pariwisata, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Ke depan kita ingin menjadikan CFD sebagai daya tarik wisata. Orang bisa olahraga, jajan, sekaligus mengakses berbagai pelayanan publik," ujarnya.
Ervin menjelaskan, sejumlah layanan pemerintah seperti pelayanan imigrasi, perizinan, hingga layanan instansi lainnya direncanakan hadir di kawasan CFD agar masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan pada akhir pekan.
Sumber:

