BJB

Kapolsek Pamulang Cup, Ajang Pererat Sinergi Forkopimcam

Kapolsek Pamulang Cup, Ajang Pererat Sinergi Forkopimcam

Peserta turnamen bulutangkis bertajuk Kapolsek Pamulang Cup sedang bertanding dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polsek Pamulang menggelar Turnamen Bulutangkis Kapolsek Pamulang Cup yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pamulang. 

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Turnamen berlangsung pada 22, 23, 24 dan 26 Juni 2026 di Sport Center Pamulang Timur. 

Sebanyak 13 instansi yang tergabung dalam Forkopimcam Pamulang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Pembukaan turnamen dilakukan Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra pada Senin (22/6) sore. Kegiatan turut dihadiri Danramil 08 Pamulang, Camat Pamulang yang juga menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel Mukroni, serta unsur Forkopimcam lainnya.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengatakan, turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Pamulang.

“Turnamen ini kami selenggarakan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat tanpa sekat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pamulang,” ujarnya kepada TANGERANGEKSPRES.ID, Senin (22/6).

Galuh menambahkan, olahraga menjadi media yang efektif untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan kerja sama antarinstansi maupun masyarakat. Ia berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas sehingga pertandingan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat persaudaraan.

“Melalui olahraga, kita bangun kebersamaan, kita perkuat persaudaraan, dan kita jaga kondusivitas wilayah,” tambahnya.

Galuh mengaku, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Di usia yang ke-80, Polri diharapkan tetap konsisten menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Di usia 80 tahun pengabdian ini, kami berharap Polri tetap konsisten dalam melayani masyarakat, menjaga harkamtibmas secara maksimal, dan semakin mendapat kepercayaan serta kecintaan dari masyarakat,” jelasnya.

Terkait situasi keamanan di wilayah Pamulang, Galuh menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata. Menurutnya, diperlukan sinergi seluruh unsur, mulai dari TNI, pemerintah kecamatan, kelurahan hingga masyarakat.

“Untuk menjaga harkamtibmas tidak cukup hanya dilakukan oleh polisi. Harus ada dukungan dan kerja sama dari TNI, kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat agar keamanan di wilayah Pamulang dapat dijaga bersama-sama,” tuturnya.

Ia berharap semangat kolaborasi yang terjalin melalui kegiatan olahraga tersebut dapat terus terjaga dan berdampak positif terhadap situasi keamanan di lingkungan masyarakat.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat, kita berharap wilayah Pamulang tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya. (bud)

Sumber: