Jokowi Direncanakan Datang ke Banten, PSI Perkuat Struktur Hingga Tingkat Ranting
Ketua DPW PSI Banten, M Hafiz Ardianto.(Syirojul Umam/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan roadshow ke daerah-daerah termasuk Banten sebagai bagian dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Langkah ini merupakan dari upaya untuk memenangkan PSI pada Pemilu 2029 mendatang.
Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PSI Banten, M Hafiz Ardianto tidak menampik adanya rencana Jokowi datang ke Banten. Namun ia belum bisa memastikan kapan kedatangannya ke tanah jawara. “Nanti kalau sudah ada update, tunggu ya. Nanti kalau ada pasti dikabari. Kita lihat lagi agendanya,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (18/6).
Ia menjelaskan, kedatangan Jokowi yang digadang-gadang akan menjadi Ketua Dewan Pembina PSI ini merupakan upaya penyongsong pemenangan pada Pemilu 2029, termasuk agenda utama biasanya akan difokuskan untuk menyapa langsung masyarakat di daerah.”Biasanya roadshow atau keliling,” ungkapnya.
Di samping itu, Hafiz juga mengaku pihaknya mematangkan persiapan mesin partai menjelang tahapan verifikasi pemilu mendatang. Fokus utama partai berlambang Gajah tersebut saat ini adalah memperkuat akar rumput melalui pemenuhan struktur organisasi hingga tingkat terbawah.
Ia mengaku, progres pembentukan struktur kepengurusan di wilayahnya menunjukkan tren yang sangat positif. Untuk tingkat kabupaten/kota (DPD) serta tingkat kecamatan (DPC), kepengurusan diklaim sudah rampung sepenuhnya.”Alhamdulillah, struktur organisasi progresnya positif. Untuk DPD dan DPC sudah clear 100 persen. Sekarang kami sedang melengkapi struktur sampai ke tingkat desa atau kelurahan (DPRt),” ungkapnya.
Tak hanya itu, saat ini progres pembentukan kepengurusan tingkat ranting di seluruh wilayah Banten telah menyentuh angka 75 persen. Pihaknya menargetkan seluruh konsolidasi struktural ini akan selesai total dalam waktu dekat.”Secara keseluruhan di Banten sudah 75 persen untuk tingkat desa/kelurahan. Insya Allah, Juli atau Agustus ini sudah beres semua,” tambahnya.
Menurutnya, kelengkapan struktur hingga tingkat ranting ini menjadi modal penting bagi PSI Banten untuk menghadapi proses verifikasi partai politik yang akan datang. Hafid menegaskan bahwa seluruh kader di Banten sudah bergerak aktif di lapangan demi memuluskan langkah partai menuju kontestasi pemilu.
Mengenai regulasi teknis verifikasi yang akan dihadapi, Hafid menyatakan pihak partai dalam posisi siap dan menunggu ketentuan resmi dari penyelenggara pemilu. “Kita kan pasti ikut verifikasi lagi, kita tunggu saja nih mudah-mudahan aturannya sudah ada,” tuturnya.
Diketahui sebelumnya, dilansir dari Disway Jateng, Jokowi dikabarkan akan memulai rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia pada akhir Juni 2026. Provinsi Lampung disebut menjadi tujuan pertama dalam agenda yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni mendatang. Informasi tersebut disampaikan Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Ragen, usai bertemu Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (15/6).
Menurutnya, persiapan penyambutan di Lampung kini hampir selesai dan tinggal menuntaskan beberapa detail teknis.“Persiapan sudah berjalan baik. Perizinan, lokasi kegiatan, dan koordinasi di lapangan hampir rampung. Bisa dibilang sekitar 80 persen sudah siap,” ujar Relly.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut berangkat dari banyaknya aspirasi masyarakat Lampung yang ingin bertemu langsung dengan Jokowi. Karena itu, agenda yang disusun lebih menitikberatkan pada interaksi langsung dengan warga dibandingkan kegiatan seremonial.
Menurut Relly, lokasi yang akan dikunjungi merupakan daerah-daerah yang mengundang secara langsung dan menginginkan kehadiran mantan Presiden RI tersebut. Selama berada di Lampung, Jokowi dijadwalkan menyambangi sejumlah wilayah seperti Bandar Lampung, Lampung Tengah, Lampung Timur, hingga Pringsewu. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari pertemuan dengan pelaku UMKM, kunjungan ke pondok pesantren, dialog dengan generasi muda, hingga bertemu para petani.(mam)
Sumber:

