Pegawai RSU Tangsel Potong 8 Hewan Kurban
Pegawai dan warga sekitar RSU Kota Tangsel memotong daging hewan kurban Iduladha 2026. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG — Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan RSU Kota Tangsel berlangsung penuh kebersamaan. Pada momen Iduladha tahun ini, pihak rumah sakit melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang berasal dari partisipasi internal pegawai.
Kepala Bidang Keperawatan dan Ketua DKM Masjid As Syifa RSU Kota Tangsel, Taufik Dipa Sempana mengatakan, seluruh hewan kurban berasal dari para pegawai rumah sakit, mulai dari dokter, perawat hingga karyawan lainnya.
Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk kebersamaan sekaligus ibadah bersama keluarga besar rumah sakit. “Alhamdulillah hewan kurban tahun ini ada dua sapi dan enam kambing. Semuanya berasal dari internal pegawai, baik dokter, perawat maupun karyawan lainnya,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (28/5).
Taufik menambahkan, kegiatan kurban tersebut mengusung semangat “dari kita untuk kita”. Selain dibagikan kepada para pegawai, sebagian besar daging kurban juga didistribusikan kepada masyarakat sekitar rumah sakit.
“Setelah dibagikan untuk karyawan, sisanya kita salurkan ke masyarakat sekitar. Total ada sekitar 400 bungkus daging yang dibagikan,” tambahnya.
Ia menjelaskan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Iduladha tahun lalu, rumah sakit hanya menyembelih 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing. “Tahun lalu dua sapi dan tiga kambing, sekarang kambingnya bertambah jadi enam ekor,” jelasnya.
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban sengaja dilakukan pada hari kedua Iduladha. Hal itu karena sebagian besar pegawai sebelumnya turut membantu pelaksanaan kurban di lingkungan tempat tinggal masing-masing pada hari pertama.
“Karena banyak teman-teman pegawai yang hari pertama membantu proses kurban di lingkungan rumahnya masing-masing, akhirnya disepakati pemotongan di sini dilakukan hari kedua,” tuturnya.
Selain menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan kurban tersebut juga dimaknai sebagai bentuk penguatan nilai keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Makna Iduladha bukan hanya sekadar menyembelih hewan kurban, tapi juga bagaimana kita menghilangkan sifat-sifat buruk dan ego dalam diri. Intinya ini bukti ketakwaan kita kepada Allah,” tuturnya.
Dalam proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban, sebagian besar dilakukan langsung oleh para pegawai rumah sakit bersama warga sekitar dan jamaah Masjid As Syifa RSU Kota Tangsel. (bud)
Sumber:


