BJB
hut bjb

Bupati Zakiyah Salurkan Langsung Ambulans Desa

Bupati Zakiyah Salurkan Langsung Ambulans Desa

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyerahkan kunci ambulans desa secara simbolis ke pemerintah Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Senin (25/5). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menya­­lurkan secara langsung bantu­an ambulans ke pemerintah desa. Ambulans itu diberi de­ngan menggunakan ang­garan kendaraan dinas (ran­dis) yang tidak digunakan dan dialihkan untuk beli ambulans tersebut.

Adapun desa yang mend­a­patkannya yaitu Desa Barug­bug di Kecamatan Padarin­cang, Desa Mangunreja di Kecamatan Puloampel, Desa Tirtayasa di Kecamatan Tirta­yasa, Desa Sindanglaya di Kecamatan Cinangka, dan Desa Sindangsari di Keca­matan Pabuaran.

Zakiyah mengatakan, am­bulans desa ini bisa digunakan oleh masyarakat yang meng­alami masalah kesehatan, serta jarak untuk pergi berobat ke Puskemas maupun rumah sakit jauh.

"Seharusnya anggaran itu untuk kendaraan dinas bupati, tapi saya tolak saya ingin beli mobil ambulans untuk kepen­tingan masyarakat. Jadi, hari ini sudah ada, sudah diberikan ke desa, kalau ada masyarakat yang sakit bisa langsung di­bawa," katanya kepada warta­wan usai menyerahkan ambu­lans di Desa Tirtayasa, Kecamat­a­n Tirtayasa, Senin (25/6).

Kata Zakiyah, Kabupaten Serang wilayahnya sangat luas dan banyak desa yang lokasi­nya itu jauh untuk ke Puskes­mas maupun rumah sakit. Dengan adanya ambulans bisa langsung ditangani dan cepat menuju ke rumah sakit.

Ia meminta kepada petugas atau sopir ambulans untuk tetap sigap. Ketika ada masya­rakat yang membutuhkan ambulans, segera datangi dan langsung bawa ke Puskesmas maupun rumah sakit.

"Rumah sakit umum jauh, apalagi kalau rujukan ya maka perlu ambulans agar cepat datangnya, maka dengan am­bu­lans ini semoga bermanfaat. Mohon bangun komunikasi baik dengan Puskesmas, agar kita bisa memberi pelayanan kesehatan dengan cepat dan menghindari hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Untuk biaya operasionalnya, kata Zakiyah, pihaknya telah meminta kepala desa untuk bisa membuat rencana ang­garan, berapa banyak biaya kebutuhan untuk bensin dan lainnya.

"Jadi saya minta ke Pak Kades, nanti tolong dibuat rencana anggaran biayanya, sehingga nanti bisa untuk mobilisasi ambulan desa ini biaya untuk operasionalnya juga," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Efrizal me­ngatakan, ambulans yang di­berikan kali ini berbeda dengan sebelumnya, yang mana ini merupakan ambulans desa, sedangkan sebelumnya itu bernama mobil siaga desa.

Ambulans desa ini dinilai lengkap perlengkapannya dibandingkan dengan mobil siaga desa, meskipun sudah ada desa yang memilikinya namun sifatnya berbeda.

"Sehingga ambulans desa ini lebih multifungsi daripada mobil siaga desa," katanya. (agm)

Sumber: