BJB
hut bjb

SMPN 32 Tangerang: Antusias Tinggi Warnai Pelaksanaan ASKA

SMPN 32 Tangerang: Antusias Tinggi Warnai Pelaksanaan ASKA

ASKA : Siswa-siswi SMPN 32 Tangerang saat pelaksanaan assesmen sumatif kelas akhir (ASKA) di hari ke-empat, Kamis (7/5).(Muhammad Dhuyuf Khuzaimi/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPONDOH — Pelaksanaan Asesmen Sumatif Kelas Akhir (ASKA) di SMPN 32 Tangerang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Seluruh siswa kelas IX tampak antusias meng­ikuti rangkaian asesmen, Kamis (7/5). 

Humas SMPN 32 Tangerang, Basuni mengatakan, tingkat kehadiran siswa selama ASKA sampai hari ini sangat baik. Menurutnya, seluruh peserta hadir dan mengikuti asesmen dengan penuh keseriusan sejak hari pertama.

“Alhamdulillah aman, terus anak-anak ikut semua. Dari awal sampai sekarang pelak­sanaan berjalan lancar, anak-anak juga antusias mengikuti kegiatan. Kami bersyukur ka­rena sampai hari keempat ini semuanya masih terkendali dan tidak ada kendala yang berarti,” ujarnya kepada Ta­ngerang Ekspres, Kamis (7/5).

Dikatakan Basuni, untuk men­jaga ketertiban siswa se­lama asesmen berlangsung, pihak sekolah rutin memberi­kan pengarahan setiap pagi sebelum siswa masuk ke ruang kelas. Pengarahan dilakukan di halaman sekolah dengan tujuan memberikan motivasi sekaligus penguatan karakter kepada peserta didik.

“Kalau datang pagi tadi kan anak-anak memang kami kum­pulkan dulu untuk diberikan pengarahan. Itu setiap hari kami lakukan sebelum masuk kelas. Jadi anak-anak duduk bersama dulu, kemudian diberi­kan arahan supaya mereka siap mengikuti asesmen dan tetap menjaga sikap selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Basuni menjelaskan, peng­arahan tersebut dilakukan se­cara bergantian oleh kepala sekolah dan para wakil sekolah agar siswa tidak merasa bosan. Menurutnya, komunikasi yang terus dilakukan kepada siswa menjadi bagian penting dalam menjaga suasana tetap kondusif.

“Kami jadwalkan bergantian. Hari Senin kepala sekolah yang memberikan pengarahan, nanti berikutnya para wakil sekolah secara bergantian. Kalau setiap hari kepala sekolah terus yang bicara nanti anak-anak juga jenuh, jadi dibuat bergantian supaya lebih efektif dan tetap didengarkan oleh siswa,” je­lasnya.

Dalam pengarahan itu, lanjut Basuni, sekolah terus mena­namkan pentingnya kejujuran kepada siswa. Pihak sekolah meminta seluruh peserta me­nger­jakan soal dengan kemam­puan sendiri dan tidak mela­kukan tindakan yang melanggar aturan.

“Anak-anak selalu kami ingat­kan jangan sampai menyontek, jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak baik selama asesmen. Nilai itu harus murni hasil usaha sendiri. Kami bilang percuma kalau menyontek, karena guru-guru juga sudah tahu kemampuan masing-ma­sing siswa,” ungkapnya.

Ia menilai, kejujuran menjadi salah satu hal utama yang harus dijaga siswa selama mengikuti asesmen. Karena itu, pihak se­kolah terus memberikan pemahaman agar siswa tidak ter­goda melakukan pelang­garan.

“Kalau misalnya nilainya ti­ba-tiba jauh di atas kebiasaan, tentu guru akan merasa heran. Maka dari itu kami terus meng­ingatkan supaya anak-anak percaya diri dengan kemam­puan sendiri. Yang penting jujur dan berusaha maksimal, itu yang selalu kami tekankan setiap pagi,” tuturnya.

Selain itu, pihak sekolah juga mengingatkan siswa untuk ti­dak melakukan aksi corat-coret maupun perayaan berlebihan setelah asesmen selesai. Me­nurut Basuni, pengarahan ter­sebut merupakan langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan tertib.

“Setiap hari kami sampaikan juga supaya nanti di akhir ja­ngan ada corat-coret seragam atau tindakan yang macam-macam. Kami lebih menge­depankan tindakan preventif, jadi sebelum terjadi sesuatu anak-anak sudah terus diingat­kan dari awal,” ucapnya.

Ia menyebut, jumlah peserta ASKA di SMPN 32 Tangerang tahun ini mencapai 324 siswa yang terbagi dalam sembilan kelas. Seluruh siswa hadir meng­ikuti asesmen dengan disiplin dan tepat waktu setiap hari.

Sumber: