Baznas Gelar Pelatihan Pijat Syariah
Baznas berkolaborasi dengan Latifa Spa Academy meresmikan pelatihan vokasi terapis dan pijat syariah yang berlangsung di Omar Hotel, Rabu 6 Mei 2026.-Humas For Tangerang Ekspres -
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berkolaborasi dengan Baznas Kota Tangerang resmi membuka program pelatihan vokasi terapis dan pijat syariah. Menggandeng Latifa Spa Academy, kegiatan ini berlangsung di Omar Hotel, Rabu, 6 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kaum perempuan melalui keterampilan profesional yang bernilai ekonomi tinggi.
Komisioner Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Idy Muzayyad mengatakan, program ini merupakan bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kegiatan produktif. Setiap peserta mendapatkan pembiayaan sebesar Rp3,5 juta untuk mengikuti pelatihan intensif selama satu minggu.
"Tujuan utama kita adalah melakukan transformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat). Melalui pelatihan ini, mereka menjadi berdaya dan mampu bekerja, sehingga nantinya bisa mandiri secara ekonomi," ujar Idy Muzayyad usia kegiatan peresmian pelatihan.
Menurut Idy, pemilihan mitra Latifa Spa Academy tersebut didasari oleh adanya jaminan kerja bagi para alumni pelatihan. Meski tergolong menantang, program ini akan menjadi bahan evaluasi untuk direproduksi di wilayah lain jika terbukti sukses.
Senada dikatakan Ketua Baznas Kota Tangerang, KH Aslie Elhusyairi. Ia menyambut baik inisiatif ini. KH Asli menyebut, dari hampir 100 pendaftar, telah terpilih 20 peserta melalui seleksi ketat yang mengutamakan kesiapan mental dan fisik.
"Kami berharap program ini bermanfaat besar bagi warga Kota Tangerang, khususnya kaum wanita. Ini bukan sekadar pijat biasa, tapi pijat yang syar'i dan membawa keberkahan," tutur KH Aslie.
Menurutnya, banyaknya program nasional yang diturunkan ke Kota Tangerang menjadikan kota ini sebagai Etalase Program Pusat. Posisi strategis Tangerang yang dekat dengan Bandara Internasional, Soekarno-Hatta memudahkannya menjadi rujukan studi banding bagi daerah lain.
"Tangerang sudah menjalankan berbagai program pusat seperti Z-Chicken, Z-Corner, Z-Mart, hingga Z-Auto. Kini ditambah pelatihan vokasi ini. Jadi, jika ada daerah lain yang ingin studi banding ke pusat, rekomendasinya pasti ke Tangerang karena programnya lengkap," paparnya.
Ia berharap, melalui program ini, pemberdayaan dan penyerapan tenaga kerja dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Sehingga angka kemiskinan dapat ditekan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan, sekaligus memperkuat ekosistem usaha syariah di Indonesia. (ziz)
Sumber:
